cara menanam tumpang sari

Tumpang Sari, Kelebihan dan Contohnya

Posted on

Tumpang sari adalah:

Bentuk penanaman campuran ( polyculture ) berupa 2 atau lebih tanaman dalam satu lahan dalam satu waktu bersamaan atau hampir bersamaan.

Tujuan penanaman tumpang sari adalah meningkatkan efektifitas produksi dalam satu lahan. Karena, dengan adanya 2 tanaman maka panenpun akan ada 2 hasil yang diperoleh.

Tumpang sari bukanlah ide baru. Cara menanam seperti ini sudah ada sejak lama dan kini mulai diintensifkan kembali. Tanaman yang biasa ditumpang sarikan antara lain berupa jagung dengan cabe, jagung dengan kedelai atau kacang tanah. Bisa juga tanaman sawit dengan tanaman serai wangi tumpang sari sengon dengan jahe ( bedengan) atau bentuk lainnya.

Beberapa modifikasi dari tanaman tumpang sari salah satunya adalah tumpang sela. Tumpang sela adalah menanam tanaman kecil yang belum produktif untuk menggantikan tanaman yang hampir tidak produktif. Jadi tidak ada sela panen saat produktifitas tanaman lama habis. Ada juga konsep pembiakan ikan dengan tanaman padi atau mina padi ( meskipun bukan tanaman tetapi konsep penggabungannya sama ).

Di daerah Yogyakarta selatan, penanaman model sistem surjan B ( alternating bed system )  juga mirip dengan tumpang sari. Di sistem ini, lahan penanaman memiliki tinggi berbeda untuk tanaman yang berbeda juga.

Untuk tanaman padi, ditanam di bagian bawah. Yang diatas untuk tanaman yang perlu lahan lebih kering.

cara tumpang sari

Jika dilihat dari atas, maka bentuk lahan akan terlihat seperti strip – strip atau garis – garis seperti “surjan” yang merupakan penutup kepala tradisional / lokal di Jawa tengah dan DIY.

Selain itu, ada beberapa jenis yang menggunakan konsep tumpang sari lainnya.

Keuntungan sistem tanam tumpang sari

Ada beberapa keuntungan yang bisa didapat dengan sistem tumpang sari:

  1. Hasil panen untuk lahan yang sama bisa berlipat dan jenisnya berbeda.
  2. Hasil panen dan tanaman saling menguntungkan atau menggantikan.
  3. Resiko panen bisa ditekan karena tanaman berbeda.
  4. Menggunakan pupuk majemuk yang lebih murah dan hanya sekali pakai untuk 2 tanaman karena dipakai bersama. Jika waktu tanam berbeda harus dipupuk untuk tanaman yang sekarang dan dipupuk lagi untuk tanaman yang nanti.
  5. keuntungan waktu dan tenaga pemeliharaan hanya sekali untuk 2 atau lebih tanaman.
  6. Menghemat air untuk menyiram.
  7. panen terus menerus. Saat yang satu sudah selesai panen yang lain akan siap panen.
  8. Meminimalkan serangan hama berupa kutu kebul yang menghisap cairan daun pada tanaman cabai.

tumpang sari sawit

Budidaya Tumpang Sari Jagung dan Cabai

Jagung saat ini produksinya sudah lumayan banyak. Tetapi pasar ekspor masih terbuka.

Menanam tumpang sari jagung dan cabai pastinya lebih untung karena hasilnya bisa dobel dengan lahan yang sama.

cara budidaya tumpang sari jagung dan cabai tanpa saling mengganggu.

Cara menyiapkan lahan tumpang sari jagung dan cabai

Secara umum cara menyiapkan lahan tumpang sari cabai dan jagung sama dengan menyiapkan lahan tanaman tunggal ( monokultur ).

Kita perlu pembersihan gulma serta penggemburan tanah. kemudian membuat bedengan.

Lebar 90 cm X 80 cm. Tingginya dikira – kira air tidak akan menggenang tanaman di bedengan.

Jika terlalu tinggi maka akan sulit juga melakukan pendangiran di bedengan.

Cek PH tanah, jika terlalu asam atau kurang dari 5,5 maka perlu dinetralkan dengan dolomit / kapur pertanian. Biarkan beberapa hari hingga disiram hujan.

cara tumpang sari jagung cabai

Cara memberi pupuk dasar tumpang sari cabai jagung

Pupuk dasar untuk tumpang sari yang baik adalah pupuk kandang dan kompos. Jika ingin menambah, bisa menggunakan pupuk TSP, ZA dan KCL. perbandingannya adalah 2:1:1.

Pupuk ditabur dan diaduk rata dengan tanah bedengan 7 hari sebelum menanam.

Penanaman jagung tumpang sari

Jarak tanam jagung 30 cm dan jarak antar baris jagung dalam bedengan 50 cm. Benis dicampur fungisida dan insektisida sebelum ditanam 1 biji per lubang tanam.

Jagung manis untuk makanan umurnya 60 sd 65 hari penanaman. Jagung kering 85 sd 95 hari. Untuk jagung kering, daun tanaman perlu dipangkas supaya jagung lebih cepat keringnya.

Jagung lebih lama dipanen jika lahan ada di dataran tinggi.

Cara menyemai benih padi tumpang sari

Benih cabai perlu disemaikan 10 hari sebelum jagung ditanam atau juga saat jagung ditanam. Persemaian sebaiknya memakai polybag. Bibit ini dipindahkan saat umurnya sudah 30 hari.

Bibit cabai bisa mulai ikut ditanam di lahan saat usia jagung sekitar 20 sd 30 hari. Saat itu, usia cabai sendiri sudah 1 bulan.

Bibit cabai ditanam di bedengan berbaris diantara tanaman jagung. jarak tanam 60 cm X 60 cm atau 60 cm X 70 cm. Saat jagung manis siap panen, cabainya sudah mulai berbuah.

Jika jagung dipenen sebagai jagung kering, maka daun jagung juga sudah dipangkas dan tidak mengganggu tanaman cabai.

Pemeliharaan dan perawatan tumpang sari cabai dan jagung

Perawatan yang perlu dilakukan sebenarnya sama dengan merawat tanaman tunggal.

  1. Penyiangan gulma. Sebaiknya gunakan cara manual supaya tanaman tidak ikut rusak.
  2. Pemupukan susulan dan pendangiran.
  3. penyiraman secara teratur jika tidak turun hujan.

cara menanam tumpang sari

Kesimpulannya, penanaman secara tumpang sari sangat menguntungkan karena kita mendapat 2 hasil pada lahan yang sama. Selain itu waktu perawatan lahannya bersamaan untuk 2 tanaman dal lain keuntungan.

Cari :

5/5 (1)

Please rate this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *