Tips Cara Menanam Bawang Merah Menggunakan Pot atau Polybag

Tips Cara Menanam Bawang Merah Menggunakan Pot atau Polybag

Bawang merah adalah salah satu bumbu dapur yang paling terkenal. Bawang merah digunakan mulai dari daunnya hingga umbinya. Nama latin tanaman ini adalah Allium cepa var ascalonicum (L) back dan merupakan salah satu tanaman yang penyebarannya sangat luas.

Saat ini bawang merah juga digoreng dan dikonsumsi secara langsung. Untuk makanan seperti sate, bawang merah selalu digunakan sebagai bumbu.

Beberapa khasiat bawang yang sudah dikenal:

  1. mengobati sakit maag
  2. mampu menurunkan kolesterol
  3. mengobati kencing manis
  4. membantu menurunkan kadar gula dalam darah.

Di Indonesia, daerah yang terkenal sebagai penghasil bawang merah adalah Brebes dan Cirebon.Meskipun, sebenarnya daerah lain juga menghasilkan bawang merah, terkadang kurang dikenal dibandingkan Brebes atau Cirebon yang memang hasil bawangnya seperti penanaman massal.

Tetapi, belum memiliki sawah bukan berarti tidak bisa ikut menanam bawang. Kita juga bisa menanam bawang merah di pot atau polybag jika diperlukan.

Tanaman ini sebenarnya juga tidak perlu lahan yang terlalu luas. Kita bisa memanfaatkan pekarangan dan lahan kosong lain di rumah. Nah, jika sudah siap untuk menanam, ini ada beberapa cara untuk menanam bawang merah di pot dan polybag.

Cara menanam bawang merah di pot / polybag

  • Memilih pot

Pot untuk bawang merah tidak perlu terlalu besar. Jika kita memiliki yang besar, kita bisa menggunakannya untuk 2-3 bibit sekaligus. Pot yang kita pilih juga bisa berdasarkan jenisnya.

Pot tanah liat dan semen bisa mempertahankan kelembaban tanah. Pot kayu juga mempertahankan kondisi tanah di musim hujan. Tetapi, kayu cepat lapuk.

Pot plastik murah dan ringan. Tetapi mungkin warnanya terlalu mengkilat.

Apakah Anda akan meletakkan pot di tanah atau menggantungnya? jika digantung, maka berat pot bisa menjadi pertimbangan.

cara budidaya bawang merah dalam pot dan polybag

  • Mendapatkan bibit

Kita bisa mendapatkan bibit bawang merah di toko pertanian atau sekedar menggunakan bawang sisa masak. Jika kita menggunakan umbi bawang sisa masak, maka beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Bawang warnanya sudah lebih gelap.
  • Memilih yang yang tunggal tanpa anakan
  • Memilih yang tunasnya sudah tumbuh dan terlihat akarnya.
  • Bawang masih segar dan tidak keriput
  • Bawang tidak busuk

Setelah mendapatkan bibit, tahap selanjutnya adalah:

  • Penanaman

Kita perlu menyiapkan media tanam serta menggunakan teknik menanam yang baik.

Media tanam adalah tanah dengan humus. Tanah ini mengandung banyak cacing tanah.

Campur tanah dengan pupuk dasar. Pupuk dasar bisa kita peroleh dari pupuk kandang yang kering.

Tanah yang digunakan harus gembur.

Cara menanamnya

Masukkan campuran tanah dan pupuk ke dalam pot.

Siram tanah tadi dengan air supaya lembab.

Bawang merah yang akan ditanam, 1/4 bagian atasnya dipotong. Hal ini berguna untuk merangsang pertumbuhan tunas baru.

bagian ini ditanam disisi atas dan akar bawang merah ditanam disisi bawah.

Bagian atas bawang tidak kita kubur semuanya. Bagian atasnya kita biarkan terkena sinar matahari langsung.

Waktu penanaman diusahakan pagi atau sore hari. Pada siang hari, tanaman biasanya berfotosintesa dan kondisi udara lebih kering saat siang hari.

Merawat bawang merah

Meskipun berada di pot, bukan berarti bawang merah kita pasti bebas masalah. Jadi perawatan tetap wajib untuk dilakukan.

Beberapa cara merawat bawang merah dalam pot

  • Penyiraman

Menyiram bawang merah yang baru ditanam perlu 2 kali sehari hingga umurnya 10 hari.

Tetapi, saat lebih dari 10 hari penyiraman harus dikurangi menjadi 1 kali sehari.

  • Penyiangan gulma

Gulma selalu menjadi pesaing tanaman utama. Jadi kita perlu mencabutnya.

  • Memberi pupuk

Pupuk lanjutan biasanya terdiri dari 2 macam. Yang pertama adalah pupuk daun dan yang kedua adalah pupuk buah.

Jika kita menginginkan panen bawangnya, maka kita bisa menggunakan pupuk buah. Jika kita senang mendapatkan daunnya, kita bisa menggunakan pupuk daun.

  • Pengendalian hama

Masalah yang sering dijumpai pada budidaya bawang merah adalah serangan ulat serta daun menguning dan layu.

Jika diserang ulat, daun bawang akan mendapat bercak – bercak putih serta robek di beberapa bagian.

Serangan jamur: Tanda – tandanya adalah daun bawang menjadi menguning serta terpilin. Untuk menanggulanginya, kita bisa menyemprotkan pestisida. Untuk cara alami, kita cabut saja tanaman yang terkena virus.

cara budidaya bawang merah dalam pot

Panen

Panen bawang merah bisa dilakukan 55 hingga 70 hari sejak ditanam. Tentunya ada juga faktor lain yang berperan disana. Cuaca sangat mempengaruhi produksi bawang.

Terlalu banyak air akan membuat bawang merah membusuk.Jadi, bawang merah perlu dihindarkan dari terkena matahari langsung dan terkena hujan langsung.

Untuk tanda bawang merah yang siap panen, kita bisa melihat daunnya. Jika 90% menunduk maka bawang siap dipanen.

setelah dipanen, bawang merah biasanya dijemur di bawah sinar matahari langsung. Waktu penjemuran, biasanya antara 27 hingga 14 hari. Dengan penjemuran, diharapkan bahwa bawang merah lebih awet saat disimpan.

Inilah sedikit tulisan mengenai cara budidaya bawang merah, semoga bermanfaat dan sampai jumpa!

5/5 (1)

Please rate this

Leave a Comment


harga jasa pembuatan taman, jasa perawatan taman jogja, harga pembuatan taman jogja, taman minimalis, jasa perawatan taman jogja, harga jasa pembuatan taman
tukang taman jogja