Tips Cara Budidaya Bengkuang / Bengkoang Mudah dan Sukses

Tips Cara Budidaya Bengkuang / Bengkoang Mudah dan Sukses

Tips cara menanam bengkoang / bengkuang dengan sukses sebenarnya cukup mudah. Baik untuk keperluan pribadi ataupun untuk keperluan penanaman masal, menanam bengkoang bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan. Tanaman umbi ini tumbuh menjalar dan panjangnya bisa mencapai 6 meter.

Bengkuang merupakan umbi atau secara umum dikenal sebagai “buah” yang memiliki banyak khasiat. Misal sebagai makanan segar, bahan rujak hingga untuk kecantikan. Untuk khasiat di kecantikan, bengkuang biasa digunakan sebagai pemutih kulit, lulur dsb.

Tips cara menyiapkan benih bengkuang

Ada 2 cara untuk mendapatkan benih bengkuang. Yang pertama adalah membiarkan tanaman bengkuang tumbuh hingga polong muncul. Polong yang sudah cukup umur inilah yang akhirnya akan kita gunakan sebagai benih. Jika polong akan digunakan, maka harus disimpan pada tempat tertutup dan kering.

Yang kedua adalah dengan mengambil umbi hasil panen. Bengkuang yang bagus disimpan di tempat yang lembab hingga tumbuh tunas. Tunas ini ditanam hingga polong mulai tumbuh.

Tips menyiapkan lahan untuk menanam bengkoang

  1. Lahan sebaiknya digemburkan dan dibuat bedengan.
  2. Lebar bedengan 1 meter dan jarak antar bedengan dibuat kira – kira cukup untuk irigasi jika hujan lebat.
  3. Untuk pupuk, gunakan pupuk kandang atau kompos yang merupakan pupuk terbaik untuk tanaman.

Cara menanam bibit bengkuang

  1. Bibit direndam 1 jam kemudian disisihkan sekitar 1 hari. Saat tumbuh tunas, biji bisa ditanam.
  2. Lubang tanam sekitar 5 sd 7 cm dengan jarak tanam sekitar 30 cm.
  3. Setelah ditanam, lubang ditutup tanah dan disiram supaya lembab.

panduan-cara-budidaya-bengkuang-bengkoang 2

Cara perawatan tanaman bengkoang

Bengkoang adalah tanaman asli tropis dan mudah tumbuh di Indonesia. Tanaman ini mudah perawatannya dan tidak ribet saat ditanam. Tetapi sebaiknya tetap dirawat supaya tumbuhnya maksimal.

  • Penyiraman

  1. Hindari menyiram setengah basah supaya bengkoang tidak rusak.
  2. Lakukan penyiraman rutin untuk bengkuang. Tanaman ini tahan kering tetapi kandungan airnya juga banyak. Artinya bengkuang suka air yang cukup.
  • Pemupukan

Pupuk kompos perlu ditambahkan saat tanaman umurnya 3 minggu. Jumlah pupuk tergantung kesuburan tanahnya. Jika tanah subur, maka penambahan pupuk lebih sedikit dibanding yang kurang subur.

panduan-cara-budidaya-bengkuang-bengkoang 3

  • Pemangkasan

  1. Daun bisa digunting pucuknya saat umur tanaman 1 bulan. Setelah pucuk digfuntng biasanya akan muncul banyak tunas baru. Setelah umur 2 bulan gunting lagi pucuk dan bunga.
  2. Syarat pengguntingan, 80% bunga sudah mekar. Jika digunting saat bunga belum mekar, maka umbi bengkoang akan tumbuh memanjang kecil seperti wortel.
  3. Saat mengggunting yang kedua ini, kita juga berkesempatan memilih tanaman yang bisa kita gunakan sebagai bibit.
  4. Untuk tanaman calon bibit, bunga jangan digunting supaya menghasilkan biji.
  5. Saat umur 3,5 bulan, gunting lagi semua bunga dan daun muda. Pengguntingan dilakukan juga untuk bunga di ketiak – ketiak daun.
  6. Setelah dipotong 3 kali, umbi bengkuang biasanya tumbuhnya sangat cepat.

Pengendalian hama serta penyakit bengkuang

Secara umum bengkoang tidak sering diserang hama serta penyakit. Tetapi ada beberapa hama potensial yang bisa diwaspadai: tungau daun merah, kumbang dan penyakit bercak daun.

Cara mengatasi: Rotasi tanaman dengan palawija lain, pengolahan tanah yang baik, penggunaan bibit unggul serta sanitasi lahan.

panduan-cara-budidaya-bengkuang-bengkoang 1

Panen bengkuang

Panen bengkuang bisa dilakukan saat umur 4 bulan. Cara panennya bisa dicabut atau digali. Jika penamaman kita produktif, maka kita bisa menghasilkan 7 ton sd 8 ton bengkoang untuk 1 hektar lahan.

Inilah sedikit panduan cara budidaya bengkoang / bengkuang yang sukses tetapi mudah. Sampai jumpa. 5/5 (1)

Please rate this

Leave a Comment

Please disable your adblock for read our content.
Refresh