Taman Dilan

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan sedang membangun Taman Dilan di kota Bandung. Menurutnya, pembangunan tersebut dilakukan karena dampak serta besarnya pengaruh tokoh Dilan bagi kota Bandung.

“Sebagai dedikasi pada sebuah cerita yang buat Bandung luar biasa, tahun ini insyaallah akan abadikan legenda Dilan jadi sebuah taman,” katanya dalam jumpa pers yang digelar di Rumah Dinas Gubernur Jabar, Bandung, Minggu (10/2).

Selain itu, dia pun berharap dengan adanya Taman Dilan kelak dapat menjadi tambahan wisata baru di Bandung. Taman yang bakal bertempat di kawasan Gor Saparua Bandung itu akan berisikan mural, foto, serta kalimat-kalimat ikonis dari kisah Dilan yang ditulis Pidi Baiq.

“Generasi sekarang kan kalau selfie tidak hanya melalui latarnya foto atau karya seni, kalau ada tulisan yang terikat dengan mereka secara emosi itu juga di foto, seperti kalimat Pidi Baiq yang ada di dekat alun-alun Bandung saja sudah ribuan yang tag foto di sana,” katanya.

Di samping rencana pembangunan Taman Dilan, Emil juga mengatakan hendak menjadikan Bandung sebagai kota yang ramah bagi produksi dunia perfilman. Menurutnya, Bandung punya berbagai tempat dengan aspek bernilai yang dapat dimanfaatkan sebagai latar cerita atau lokasi syuting film.

Ada tempat bersejarah seperti Museum Konferensi Asia Afrika, lokasi-lokasi jaman dulu, atau latar tempat akademis seperti Institut Teknologi Bandung, Universitas Parahyangan, Universitas Padjadjaran, dan sebagainya. Dia mengaku ingin Bandung dan Jawa Barat bisa seperti Ubud, Bali setelah dijadikan lokasi syuting Eat, Pray, Love yang menarik banyak wisatawan.

“Kami ingin Bandung dan Jawa Barat jadi movie maker friendly city. Bandung itu kaya tempat jadul banyak, mau yang akademisi banyak, agak ‘ngebronx’ juga ada, jomlo juga banyak untuk figuran,” katanya sembari berkelakar.

Emil turut menjanjikan jika berhasil menonjolkan kota Bandung lewat perfilman, dia ingin membangun kantor khusus untuk mengurus izin atau mendukung perfilman.

Dalam sekuel film Dilan yang dijadwalkan rilis akhir bulan ini, Emil akan kembali membuat peran sebagai kepala sekolah. Dia menyatakan keterlibatannya demi kontinuitas cerita setelah sempat muncul di film pertamanya.

“Saya sudah membuat keyakinan, kalau tentang Bandung dan Jabar saya ikut dan tidak boleh dibayar. Kalau eksistensi saya ikut menjual ya silakan saja,” ungkapnya.

Sekuel film ini bakal menceritakan tentang kelanjutan kisah asmara antara Dilan (diperankan Iqbaal Ramadhan) dan Milea (Vanesha Prescilla).

Film yang diadaptasi dari novel berjudul Dilan Bagian Kedua: Dia Adalah Dilanku Tahun 1991 karya Pidi Baiq itu sebelumnya telah menjalani proses syuting selama 41 hari pada akhir tahun kemarin. Lokasi yang digunakan masih berlatar di Bandung dan Jakarta.

Selain Iqbaal dan Vanesha yang kembali berperan sebagai sepasang remaja usia SMA, Dilan dan Milea, film ini masih akan dibintangi oleh Happy Salma, Ira Wibowo, Farhan, Giulio Parengkuan, Zara ‘JKT48’, serta Yoriko Angeline.

Kehadiran wajah baru pun bakal meramaikan Dilan 1991, seperti Bucek Depp yang akan muncul sebagai ayah Dilan dan Maudy Koesnaedy sebagai Tante Anis.

Dilan 1991 dijadwalkan tayang 28 Februari mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *