Posts

Batu alam dinding teras depan

Batu Alam Dinding Teras Depan dan Perawatannya

Batu alam dinding teras depan dan perawatannya. Tembok batu alam dan tips perawatannya. Tembok batu alam bisa memberikan sentuhan alami pada tampilan rumah. Dinding batu alam ini bisa kita aplikasikan baik di luar rumah ataupun di dalam rumah.

Untuk gaya Ya tentu saja bisa memilih yang sesuai dengan gaya tradisional, Mediterania, gaya rustic hingga rumah minimalis.

Batu alam dinding teras depan

Tembok batu alam sendiri Sebenarnya bukan hanya satu jenis. Dalam arti bahwa ada jenis batu alam yang bisa berbagai macam.

Jenis-jenis batu alam ini juga mempengaruhi aplikasinya. Tentu saja karena karakter, tekstur dan warna batunya juga berbeda.

Inilah jenis-jenis batu alam yang biasa kita pergunakan sebagai penghias dinding.

Jenis batu alam dinding teras depan

1. Batu andesit

Ini adalah batu yang biasa kita pergunakan untuk bagian luar rumah karena tahan cuaca dan jamur.

Biasanya orang mengaplikasikannya di lantai garasi, untuk membuat teras dan juga carport.

2. Batu templek

Templek adalah kata-kata Jawa yang artinya tempel.

Secara harfiah batu ini memang kita tempel di dinding yang sudah jadi.

Seperti halnya batu andesit maka batu templek Ini juga tahan cuaca. Selain itu juga tahan lumut jamur dan kerusakan organik lainnya.

Batu templek sebaiknya Anda memilih yang ukurannya sudah dalam potongan tertentu dalam bentuk persegi.

3. Batu Paras Jogja

Batu Paras Jogja

Batu paras jogja ini adalah batu hias yang terbuat dari batu kapur lunak. Sesuai jenisnya, maka batu ini cenderung memiliki warna krem atau putih.

Namun seperti halnya batu kapur, maka rentan rusak.Batu Ini juga rentan kotor dan ditumbuhi oleh lumut.

Jadi penggunaan batu jenis ini lebih cocok anda gunakan untuk interior rumah atau ruangan lainnya.

4. Batu Candi Hitam

Batu alam dinding teras depan - Batu Candi

Adalah batu yang mudah menyerap air. Jadi kita lebih cocok memasangnya di dalam ruangan.

Jika anda memasangnya di luar ruangan, maka anda perlu lapisan penangkal lumut dan jamur.

5. Batu Sabak

Batu alam dinding teras depan - batu Sabak

Ini adalah batu yang juga terkenal sebagai batu alam kali. Untuk penggunaan biasa dipergunakan sebagai bagian dari eksterior misalnya pada bagian pagar.

Selain itu batu ini juga banyak dipergunakan untuk bagian pinggiran kolam ikan atau pilar atau tiang bangunan.

6. Batu Palimanan

Jika anda ingin ruangan yang tetap terasa terang maka batu Palimanan bisa anda aplikasikan.

Batu ini warnanya cerah atau kalem. Batu ini pada saat pemasangan memerlukan pelapis khusus. Alasannya adalah karena pori-pori batu Palimanan besar.

7. Batu Susun Sirih

Ini adalah teknik untuk menyusun batu alam dengan menggunakan campuran beberapa jenis batu. Misalnya saja Anda bisa menggunakan batu andesit dan juga batu Palimanan.

Untuk bagian rumah biasanya aplikasinya pada bagian pilar atau pagar rumah.

8. Batu Cladding

Jika anda pernah mengenal batu mozaik maka inilah teknik penyusunannya. Batu cladding ini memang nama lainnya adalah Mozaik. Teknik ini biasanya kita pergunakan untuk mendandani Fasad rumah.

Teknik dengan batu cladding ini ini adalah menyusun acak batu yang memiliki beberapa warna sekaligus. Penyusunan ini bisa acak atau berurutan dengan tampilan yang yang sudah Anda rancang sebelumnya.

9. Batu granit

Granit

Biasanya merupakan batu untuk penghias interior. Jenis ini biasanya kita temukan di daerah kamar mandi dan juga dapur.

10. Batu Marmer

Batu alam dinding teras depan Marmer

Batu ini biasanya dipakai untuk finishing pada bagian interior bangunan. Alasannya bukan karena jelek jika dipasang diluar Namun karena mahal.

Batu marmer ini mampu meningkatkan kesan Ruangan menjadi mewah.

Cara merawat tembok batu alam

Ada beberapa hal yang penting untuk kita lakukan.

1. Mengecek 6 bulan pertama

Yang pertama adalah melakukan pengecekan pada 6 bulan setelah pemasangan.

Pada saat ini anda bisa mengecek Apakah ada tumbuh jamur dan lumut.

Kemudian Apakah ada batu alam yang lapuk. Jika ternyata ada yang lapuk maka silakan Anda amplas hingga hilang.

Dengan alasan ini maka proses pengamplasan kita lakukan secara merata dan berulang hingga bagian lapuk hilang. Setelah bagian lapuk hilang maka sangat penting untuk memberikan coating serta menjaga kebersihan tampilannya.

2. Membersihkan dengan cairan pembersih

Pembersih yang cocok untuk batu yang sudah diamplas adalah cairan pembersih porselen.

Meskipun begitu Anda juga bisa menggunakan Wipol spray yang efektif untuk kuman.

Wipol seperti ini efektif untuk membersihkan kuman dan sekaligus membersihkan permukaan benda yang terbuat darii berbagai jenis material.

3. Beri coating

Pemberian lapisan atau coating sangat mampu mencegah batu alam menjadi kotor. Lapisan coating yang lebih licin juga mencegah batu menjadi kotor.

Pemberian coating pertama kali pada batu alam sebelum dipasang akan membuat batu tampak lebih bagus karena lebih berkilau. Dan juga akan lebih mudah dibersihkan.

Anda bisa melakukan proses coating pada batu alam yang sudah anda cuci.

Keuntungan hunian atau rumah dengan sentuhan alam adalah lebih terasa sejuk. Selain itu juga memiliki daya tarik yang alami.

Namun semua keunggulan ini tentu saja bisa menurun seiring waktu. Batu bisa menjadi kotor dan bahkan sebagian menjadi lapuk.

Karena itulah perawatan untuk elemen rumah dari batu ini menjadi penting dilakukan secara rutin. Tentu, supaya semua kenyamanan dan keindahan dari bangunan anda akan kembali Anda dapatkan.