Panduan Lengkap Menanam Pare dan Perawatannya

Panduan Lengkap Menanam Pare dan Perawatannya

Tips lengkap cara menanam sayuran pare untuk budidaya atau untuk keperluan keluarga. Sederhana dan cepat besar.

Pare adalah sayuran yang dikenal karena rasanya yang pahit. Tetapi, ternyata sangat banyak penggemarnya.

Meskipun pahit, ternyata rasa pahit ini karena adanya kandungan zat yang bermanfaat. Misal, membantu mengobati pencernaan. sebagai obat diabetes, cacingan serta bisa berguna sebagai antibiotik.

Kondisi lingkungan untuk pertumbuhan pare

Ketinggian penanaman pare antara 0 meter Diatas Permukaan Laut ( DPL ) hingga 1400 meter DPL.

PH yang disukai pare adalah 4 sd 7

Tanah yang ideal adalah tanah humus yang gembur yang banyak nutrisinya untuk tanaman.

Tidak terlalu perlu sinar matahari terlalu banyak. Atau, bisa ditanam di tempat yang teduh.

cara menanam pare

Mempersiapkan benih pare

  1. Benih tanaman pare pada dasarnya berasal dari bijinya. Biji pare ini bisa kita dapatkan dari buah pare yang sudah masak pohon. Jadi bukan masak setelah dipetik.
  2. Tanaman induk harus sehat, tidak cacat dan tidak berpenyakit. Selain itu, pilih pohon yang produktifitasnya tinggi.
  3. Setelah mendapatkan pohon bagus dan buah yang masak dan bagus, buah pare dibelah 2.
  4. Ambil bijinya dan keringkan dengan penjemuran dibawah sinar matahari langsung.
  5. Jika kite kesulitan mendapatkan buah pare yang unggul dari pohon bagus, kita bisa mendapatkan benih pare dari toko tanaman.
  6. Jika memungkinkan, kita juga bisa memilih bibit yang ada sertifikasinya.

Setelah mendapatkan bibit, kita test bibit yang kita dapatkan.

panduan-lengkap-budidaya-tanaman-pare-lengkap-mudah-pemula

Cara menguji / mengetest bibit pare

  1. Air bersih dihangatkan
  2. Benih dimasukkan dan tunggu 30 menit
  3. Benih baik mengambang. Benih yang tidak baik tenggelam

Benih yang tenggelam ini nantinya cenderung tumbuh dengan tidak baik jadi tidak usah ditanam.

Penanaman pare

Benih yang sudah lolos test, kita semaikan. Jika kita tidak mau repot menyemaikan benih pare sebelum ditanam, bisa melakukan hal sebagai berikut.

  1. Lahan dibuat gembur dengan cara dicangkul. Tanah gembur bisa membuat racun yang ada di tanah keluar. Selain itu juga membuat ada pertukaran oksigen.
  2. Tanah yang gembur juga mengurangi potensi penyakit serta hama yang mungkin menyerang.
  3. Lahan dibuat bedengan. Tingginya cukup 30 cm dengan lebar 150 cm.
  4. Beri pupuk organik pada lahan dengan cara menaburkannya.
  5. Aduk dengan tanah hingga merata.
  6. Buat lubang tanam yang dalamnya 6 cm.
  7. Masukkan benih pare pada lubang, setiap lubang isinya 3 biji / benih pare.
  8. Tutup lubang dengan tanah disekitar lubang penanaman.

Perawatan sayuran pare

Cara perawatan tanaman pare ada beberapa sebagai berikut:

  • Penyiangan

Apabila gulma sudah tumbuh tinggi maka perlu dicabut hingga ke akar. Jika dibuang, usahakan jauh dari area lahan.

  • Penyiraman

Tanaman pare disiram pada sore hari setelah ditanam. Setelah itu berikan siraman 2 kali sehari pagi dan sore.

  • Pembuatan tempat rambatan ( para – para )

Para – para bisa dibuat dari bambu dengan panjang 2 meter. Bentuklah rambatan pare kotak supaya tanaman terlihat rapi.

  • Penyulaman

Atau penggantian tanaman yang gagal tumbuh. lakukan saat umur pare 1 minggu.

  • Pemupukan

Selain pupuk organik, kita bisa memberikan pupuk anorganik pada tanaman yang ditanam. Berikan pupuk jika umur tanamn sudah 21 hari. Pupuk yang direkomendasikan adalah pupuk NPK.

  • Pemangkasan pare

Pada penanaman, pare perlu dipangkas hingga 2 kali supaya lebih produktif. Caranya ya memangkas cabangnya saja.

  • Cara pengendalian hama dan penyakit tanaman pare

  1. Cara pertama adalah menutupi pare dengan plastik.
  2. Jika ada penyakit, maka bisa kita semprot dengan insektisida.

panduan-lengkap-budidaya-tanaman-pare-mudah-untuk-pemula

Panen pare

Masa panen adalah kira – kira saat pare berumur mulai 60 hari. Cara memotong yang tidak menimbulkan penyakit adalah memotong dengan gunting bersih / steril. Pemotongan dilakukan pada tangkai buah parenya.

Nah, akhirnya setelah┬ámenanam pare hingga pemanenan selesai, panen dan bisa dinikmati atau dijual. Ehm. Baiklah, sampai jumpa lagi di topik lainnya bersama Jogja Garden. Cara menanam pare. loading…… 5/5 (1)

Please rate this

Leave a Comment

Please disable your adblock for read our content.
Refresh