Panduan Cara Menanam Jagung yang Baik dan Benar

Panduan Cara Menanam Jagung yang Baik dan Benar

Bagaimana Cara menanam jagung yang baik dan benar supaya hasil jagung besar. Meskipun tampak sederhana, menanam jagung asal – asalan jagung bisa berbuah hanya kecil – kecil dan bisa mematahkan semangat bagi penanamnya.

Cara menanam jagung yang baik dan benar

Beberapa tahapan menanam jagung dengan benar supaya bonggol jagung tumbuh optimal dan tidak kecil – kecil.

  • Pemilihan benih

Memilih benih jagung penting karena akan menentukan hasil akhirnya. Kita mesti memilih benih yang baik, sehat dan berkualitas;

Ciri benih yang baik:

Benih jagung segar dan didapat dari jagung berkualitas juga.

Tingkat kecambah yang diperlukan sekitar 85% dengan kecambah yang segar.

Yang mudah, membeli benih dari toko pertanian / toko benih.

Jangan menggunakan benih yang terkena penyakit, hama serta burung atau dari tanaman yang sudah kena penyakit.

  • Pengolahan lahan

Tanah perlu digemburkan dengan dicangkul. Gunanya penggemburan supaya oksigen bisa masuk serta calon penyakit bisa dibuang. Setelah dicangkul, tanah didiamkan 5 hingga 7 hari supaya terkena sinar matahari dan angin.

Andaikata terdapat gulma, perlu disiangi saat itu juga supaya tidak bertambah. Untuk pH tanah yang dibutuhkan, antara 5,5 hingga 7,7. Jika tanah asam, bisa dinetralkan dengan menambah kapur dolmit.

Untuk lahan sawah, kita bisa langsung menanaminya. Jika lahan kita sawah, perlu dibuat drainase karena jagung jangan digenangi air.

Salah satu jalan untuk membuat drainase adalah dengan membuat bedengan dengan lebar sekitar 1 meter. Untuk ketinggian bedengan, perlu dibuat antara 20 hingga 30 cm.

Lubang tanam perlu dibuat sedalam 5 cm dengan jarak tanam sekitar 50 sd 70 cm.

  • Proses penanaman jagung

Musim tanam jagung sebaiknya dimulai saat awal musim hujan jadi soal air akan lebih mudah mengurusnya. Jika kita menanam saat awal musim kemarau, pengairan harus menjadi perhatian kita.

Benih ditaruh di lubang yang sudah dibuat dengan 2 benih untuk 1 lubang. Tutp lubang serta timbun dengan pupuk kompos.

  • Pengairan lahan jagung

Seperti halnya budidaya bawang putih, pengairan untuk jagung hanya dilakukan dengan menggenangi parit disisi bedengan. Jadi jangan menggenangi pohon jagungnya.

cara menanam jagung

Air yang dialirkan ke bedengan didiamkan hingga meresap di bedengan. Jika tanah sekitar jagung sudah basah, maka air dalam drainase / parit perlu dibuang.

Selain mengairi bedengan, ada beberapa cara penyiraman jagung lainnya:

  • Dengan genangan
  • Menggunakan alur
  • Menggunakan bagian dari bawah permukaan
  • Menggunakan springkler / penyemprot
  • Menggunakan tetesan air

 

  • Penyulaman

Penyulaman untuk lahan jagung berbeda dengan penyulaman kain. Teknik penyulaman disini adalah untuk mengamati bibit 1 minggu setelah ditanam. Kita pastikan apakah bibit tumbuh dengan baik atau tidak. Jika tidak tumbuh dengan baik, maka perlu diganti di titik yang tumbuhnya tidak baik tadi.

Penggantian ini berguna supaya tanaman seragam dan umurnya masih terhitung sama.

  • Penyiangan lahan jagung

Proses penyiangan adalah membersihkan lahan dan tanaman dari gulma dan hama ( parasit ). Proses ini diperlukan saat usia tanam mencapai 2 minggu. Jika usia tanam lebih dari 1 bulan, kita juga bisa menambah tanah disekitar tanaman untuk memperkuat tumbuhnya tanaman.

  • Pempukan jagung

Saat sebelum ditanam, kita bisa memberi pupuk jenis Bokashi. Tetapi setelah jagung ditanam, pemupukan hanya dibutuhkan saat jagung berumur lebih dari 2 bulan.

Pupuk organik yang bisa diberikan adalah “Bokashi” serta beberapa pupuk lainnya. Nitrogen, Kalium dan Fosfat.

  • Pengendalian hama dan penyakit

Jagung atau tanaman lain tidak akan tumbuh optimal dengan adanya hama atau penyakit.

Beberapa jenis hama serta penyakit jagung:

  • Hama ulat tongkol

Hama ini menyerang tongkol jagung

  • Kutu daun

Kutu daun akan menyerang daun dan menyebabkan daun menjadi hitam. Solusinya adalah dengan memberi musuh alami yaitu Lysiphlebus Mirzai dan Miscraspis sp.

  • Hama penggerek batang

Musuh alami penggerek batang adalah Euborellia Annulata. Tetapi kita juga bisa merotasi tanaman supaya serangan hama ini berhenti.

  • Pemanenan jagung

Jagung dipanen saat usianya 65 hingga 75 hari. Ciri – ciri jagung siap panen adalah kelobot jagung sudah kering.

Ada lapisan berwarna hitam pada dasar biji jagung.

Warna daun jagung sudah kuning dan kering. Tetapi, untuk varietas Bima, daunnya akan tetap hijau meskipun sudah tua.

Untuk jagung manis, rasanya akan lebih enak jika dimakan saat habis dipanen daripada menunggu beberapa hari.

cara-mananam-jagung-manis 1

Untuk jagung sayuran, jangan telat untuk memanenya supaya jagung tidak terlalu tua.

Cara memanenya adalah dengan memutar tongkol jagung hingga jagung terlepas.

Untuk jagung yang sudah tua dan bagus, bijinya bisa digunakan untuk penanaman berikutnya. 5/5 (1)

Please rate this

Leave a Comment

Please disable your adblock for read our content.
Refresh