Cara-Budidaya-Tanaman-Cengkeh-Bagi-Pemula

Panduan Cara Budidaya dan Merawat Cengkeh

Posted on

Panduan untuk budidaya dan perawatan pohon cengkeh beserta pengetahuan jenis / varietas, syarat tumbuh dan sebagainya.

Pohon / tanaman cengkeh (Syzigium aromaticum) adalah salah satu tanaman rempah Asia Tenggara yang kini menjadi tanaman industri.

Asal tanaman cengkeh hingga kini masih diperdebatkan. Tanaman ini ada sejak lama di Maluku, Filipina dan Irian. Dari ketiganya mungkin salah satunya adalah asal tanaman ini.

Tanaman ini tersebar keluar Maluku setelah diselundupkan oleh seorang Kapten dari Perancis ke Rumania. Pohon ini kemudian menyebar juga ke Zanzibar dan Madagaskar. Untuk penyebaran ke Jawa dan Sumatra, malah baru diawali pada tahun 1870.

Cengkeh bermanfaat menghasilkan minyak atsiri yang berguna untuk industri farmasi dan makanan. Tetapi pengguna terbesar cengkeh adalah industri rokok.

Varietas Unggul Cengkeh

Cengkeh Siputih  :

  • Memiliki daun besar dengan warna kuning atau hijau muda.
  • Cabang kurang banyak / rimbun daunnya.
  • Berbunga besar dengan jumlah belasan setiap rumpun.

Cengkeh Sikotok  :

  • Daunnya yang kecil berwarna jijau hingga hijau tua kehitaman dan mengkilap.
  • Cabang banyak daun rimbuh dan rendah hingga daun menutup seluruh rantingnya.
  • Setiap rumbun berbunga 20 hingga 50 buah bunga dengan warna kuning kemerahan.

Cengkeh Zanzibar  :

  • Daun berbentuk panjang ramping dengan warna hijau gelap.
  • Bunganya warnanya merah dan produktifitasnya tinggi.
  • Jenis ini adalah jenis tanaman cengkeh terbaik.

cara-budidaya-cengkeh

Syarat ideal tanaman cengkeh  :

Iklim  :

  • Cuaca panas dengan hujan merata. Pohon cengkeh tidak menyukai kekeringan atau kemarau yang panjang.
  • Curah hujan antara 1500 mm sd 4500 mm setiap tahunnya.
  • Angin di area tanam tidak terlalu kencang.
  • Sinar matahari penuh minimal 8 jam setiap hari.
  • Suhu ideal antara 22 º sd 30 º Celcius dengan kelembaban 60% hingga 80%.

Tanah Ideal  :

  • Tanah yang disenangi adalah latosol, andosol dan podsolik merah. Tanah sebaiknya gembur dan tidak mudah tergenang ( drainasenya baik ).
  • PH tanah 5,5 sd 5,6.
  • Kedalaman air tanah paling tinggi 3 meter dari permukaan jika sedang musim penghujan. Kedalaman air tanah maksimal 8 meter saat musim kemarau.
  • Lahan miring 20% lebih disukai dari tanah datar. Saat musim hujan tanah datar perlu parit penyalur air sedalam 1 meter.

Ketinggian Lahan  :

  • Lahan ideal antara 300 meter Diatas Permukaan Laut ( DPL ) hingga 600 m DPL.
  • Ketinggian yang bisa diterima 0 sd 900 meter DPL.
  • Hamparan lahan sebaiknya menghadap ke laut.

Teknis Cara Budidaya Cengkeh

Bibit  :

  • Bibit harus sehat, batang dan cabangnya kuat. berdaun lebat dan bebas hama.
  • Permukaan batang kulitnya kecoklatan mulus dan berbatang tunggal.
  • Tinggi bibit 1 tahun 25 cm sd 30 cm. Untuk umur 2 tahun tingginya 50 cm sd 75 cm.

cara-budidaya-cengkeh

Penanaman  :

  • Jarak tanam untuk dataran rendah lebih rapat dibanding dataran tinggi: 7 X 7 Meter, 6 X 8 Meter dan 8 X 8 Meter.
  • Untuk jarak tanam di dataran tinggi 10 X 10 meter atau 12 X 8 meter.
  • Tanam secara berurutan berbentuk bujur sangkar atau persegi panjang.

Teknik pengendalian hama dan penyakit

  • Hama tanaman cengkeh secara umum adalah penggerek, perusak pucuk dan perusak daun. Hama perusak akar.
  • Untuk penyakit, ada beberapa bakteri yang mampu merusak cengkeh: Bakteri Pembunuh Kayu Cengkeh ( BPKC ), Cacar daun cengkeh ( CDC ), Mati ranting ( Die Back ) serta embun jelaga.
  • Hama dan penyakit bisa diatasi dengan fungisida / insektisida sesuai anjuran.

Pemanenan cengkeh

  • Cengkeh dipanen saat kepala bunga terlihat penuh tetapi belum membuka.
  • Tergantung kondisi lingkungan sekitar, umur panen cengkeh perdana antara 4,5 tahun hingga 8,5 tahun sejak disemaikan.
  • Pemanenan perlu beberapa tahapan.
  1. Tahap 1 jika separuh / 50% bunga matang dan siap dipetik.
  2. Tahap II dan selanjutnya pemetikan diulang setiap 10 hari hingga 14 hari.
  • Masa panen akan berlangsung selama 3 bulan hingga 4 bulan.
  • Untuk iklim pulau Jawa, masa panen diawali bulan Mei dan berakhir bulan Juli atau Agustus.

Cara pemanenan cengkeh  :

Menyiapkan keranjang bambu atau karung kecil dan karung besar. Persiapkan juga tangga lipat segitiga jika bunganya sudah tinggi.

Cara memetik bunga cengkeh  :

  • Bunga dipetik untuk setiap tandan Potong diatas buku daun dengan pisau tajam atau kuku.
  • Daun termuda yang paling dekat bunga tidak boleh rusak supaya pertumbuhan tunas tidak terganggu. Jika rusak, maka kita kehilangan 1/3 hingga 1/2 jumlah tunas.
  • Masukkan bunga cengkeh ke keranjang atau karung kecil. Jika sudah penuh pindahkan ke karung besar.

Fluktuasi produksi cengkeh

  • Untuk Indonesia, produksi cengkeh bisa berfluktuasi tergantung kepada iklim dan memiliki siklus tertentu. Yang sekarang terkenal adalah siklus 3-4 tahun dan siklus 2 tahun.
  • Siklus 2 tahun berlaku untuk daerah yang terpengaruh iklim laut. Silkus 2 tahun ini membuat pohon produksinya tinggi atau sedang pada tahun awal. tahun berikutnya rendah / turun hingga 10% sd 40%. Tahun berikutnya kembali tinggi lagi seperti semula.
  • Untuk silkus 3-4 tahun, produksi yang tinggi terulang dalam jangka waktu tersebut. Tetapi polanya bisa bervariasi tergantung daerah dan iklimnya.

Cara-Budidaya-Tanaman-Cengkeh-Bagi-Pemula

Standar mutu cengkeh yang berlaku di Indonesia  :

  • Ukuran: Sama rata

  • Warna: Coklat kehitaman

  • Bau: Tidak apek

  • Bahan asing maksimum: 0,5-1,0%

  • Gagang maksimum: 1,0-5,0%

  • Cengkih rusak maksimum: 0 %

  • Kadar air maksimum: 14,0%

  • Cengkeh inferior maksimum: 2-5%

  • Kadar Atsiri maksimum: 16-20%

Faktor kritis tanaman dan produksi cengkeh

  • Masa hidup pohon cengkeh ada 2 yaitu sebelum usia 3 tahun dan setelah usia tanaman 8 tahun. Juga, pada awal dan pasca panen perdana.
  • Jenis minyak nabati yang digunakan serta suhu maserasi yang diterapkan mempengaruhi hasil rendemen eugenol.
  • Cengkeh yang diserbuki manual rendemen eugenolnya lebih tinggi daripada cengkeh utuh.
  • Interaksi antara organ bunga cengkih dan penyulingan 4 jam ( O3L4 ) meningkatkan rendemen minyak atsiri hingga 6,77 g / 100 gram bahan. Kadar air terendah yang bisa dicapai 0,27% serta bilangan asamnya 2,03.

Rendemen cengkeh

  • Daun cengkeh kualitas rendah: Daun gugur, kering terkena sinar matahari dan basah oleh hujan. Kemudian kering lagi dan seterusnya hingga bau cengkeh hilang. Rendemennya sekitar 1,3%.
  • Daun gugur kering tanpa dibasahi hujan rendemennya rata – rata 3,6%.
  • Kadar minyak atsiri batang cengkeh ( clove steam ) sekitar 5%.

Tanaman cengkeh saat ini memiliki hasil yang bermanfaat tidak hanya untuk industri rokok, tetapi untuk industri lainnya.

Sekian tips cara budidaya cengkeh yang baik dan benar.

Cari :

5/5 (1)

Please rate this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *