Mari, Disini Ada Tips Cara Budidaya Kakao / Coklat Lengkap Lho…

Mari, Disini Ada Tips Cara Budidaya Kakao / Coklat Lengkap Lho…

Bagaimana cara budidaya coklat atau nama kerennya kakao itu? mudahkah atau rumit? Yang jelas, tidak rumit sekali dan bisa dilakukan oleh pemula.

Satu hal saja untuk diingat, pohon kakao tidak suka sinar matahari langsung. 

Jadi sebelum tanaman kakao ditanam, kita mesti menyiapkan pohon pelindung.

Indonesia saat ini produksi kakao / coklatnya sudah menurun. Pohon kakao disini umurnya sudah mencapai 30 tahunan sehingga produktifitasnya tidak sebaik yang dulu.

Padahal, tahun 2010 Indonesia sempat menjadi produsen kakao nomer 3 terbesar di dunia.

Sekarang, bagi Anda yang berminat untuk membudidayakan tanaman kakao, ini ada beberapa langkah melakukannya.

Cara budidaya menanam pohon kakao coklat

Cara budidaya pohon coklat

  • Tanaman ini meminta curah hujan optimal sekitar 1250 mm sd 2500 mm setiap tahun. Bulan kering tidak turun hujan antara 0 sd 3 bulan. Ketinggian lahan tanam berbeda untuk jenis kakao yang berbeda. Kakao lindak suka dataran rendah 0 sd 300 meter DPL dan kakao mulia menyukai dataran menengah 0 sd 600 m DPL.
  • Untuk kemiringan lahan, kakao meminta maksimal 15% dan PH tanah optimal 6 sd 7. Tanaman seperti Centrosema Pubescens merupakan tanaman yang bagus untuk menghambat pertumbuhan gulma. Selain itu, dilahan miring atau berkontur bisa dibuat teras. Teras ini searah dengan kontur lahan. Tujuannya supaya aliran air tidak deras.
  • Pohon kakao tidak terlalu besar dan tinggi tumbuhnya. Ia membutuhkan jarak tanam 3 X 3 Meter atau 4 X 2 meter.
  • Untuk pohon pelindung, bisa ditanam pohon lamtoro, kelapa dan albasia atau bahkan pohon pisang.
  • Saat umur kakao 3 tahun pohon pelindung bisa dikurangi dan ditebang dan menyisakan 1 pohon untuk 3 pohon kakao.
  • Beri jarak tanaman pelindung ini sekitar 75 sd 100 cm dari tanaman kakao.
  • Lubang tanam kakao bisa diguat 6 bulan sebelumnya. Ukurannya 60 X 60 X 60 cm.

Cara mempersiapkan bibit kakao

Bibit kakao yang baik untuk ditanam adalah klon yang direkomendasikan oleh Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia ( ICCRI ). Bibit yang baik misalnya ICCRI 01, ICCRI 02 hingga ICCRI 04.

  1. Bibit untuk ditanam di perkebunan.
  2. Usia bibit 4 sd 6 bulan.
  3. Setidaknya sudah memiliki 12 helai daun yang tua.
  4. Tingginya minimal 50 cm dan diameter cabang minimal 1,5 cm.
  5. Saat dipindah bibit jangan memiliki tunas.

Persiapan media tanam dan cara menanam bibit kakao dengan benar

  1. Gunakan campuran tanah dengan pupuk kandang perbandingan 1:1.
  2. Tambahkan pupuk TSP 1 sd 5 gram setiap lubang tanam.
  3. Masukkan bibit tepat ditengah lubang tanam.

Cara budidaya menanam pohon kakao coklat

Cara perawatan kakao

  • Penyiraman

Lakukan 2 kali sehari pada pagi dan sore saat musim kemarau.

  • Pemupukan

Pupuk yang sering digunakan adalah: Urea 370 kg / hektar. SP-36 310 kg / hektar. KCL 420 kg / hektar.

  • Pemangkasan

Ada 3 macam pemangkasan pada kakao:

  1. Pemangkasan bentuk : Pangkas dahan yang tidak simetris. Sisakan yang simetris saja dan kondisinya bagus.
  2. Pemangkasan pemeliharaan : Untuk menghilangkan tunas air dan dilakukan setiap 2 bulan.
  3. Pemangkasan produksi : Bertujuan supaya sinar matahari bisa menyinari tajuk. Cara ini membantu merangsang pembentukan bunga. Pemangkasan produksi pada kakao dilakukan setiap 6 bulan.
  • Penyiangan

Penting dilakukan setiap 6 bulan. Kita bisa melakukannya secara manual atau menggunakan herbisida yang bahan aktifnya glosofat dan paraquat sesuai takaran.

Pemanenan buah kakao

  1. Buah kakao masak dipetik langsung dengan tangan. Buah yang matang warnanya kunung atau merah. Jika terlalu tua, warnanya menjadi hitam.
  2. Umur buah dipetik adalah 5 sd 6 bulan setelah berbunga.
  3. Usahakan pemanenan jangan melukai batang tanaman dan usahakan juga dilakukan pada pagi hari.
  4. Pisahkan buah berdasar kualitas.
  5. Supaya matangnya seragam, kita bisa melakukan pemeraman terhadap buah.
  6. Peram buah 5 sd 12 hari di lokasi yang bersih dan bebas sinar matahari langsung.
  7. Ambil bibi kakao dengan memecah buah dengan kayu.
  8. Fermentasikan biji supaya biji mudah terlepas dari lendir.
  9. Keringkan biji kakao hingga kadar air dibawah 7,5%.
  10. Pilih atau sortasi biji dan masukkan karung dengan label yang tepat.

Cara budidaya menanam pohon kakao coklat

Kendala budidaya kakao dan solusinya

Kendala budidaya tanaman kakao / pohon coklat adalah banyak hama, penyakit serta buah yang busuk.

Solusi. perbaiki sanitasi kebun, memangkas dahan yang tidak produktif serta bereaksi cepat jika ada organisme pengganggu tanaman.

Jika pemanenan kakao kurang matang, maka rasa coklat kurang mantap serta rendemennya rendah.

Jika pemanenan terlalu tua, maka rendemen lemak turun, serta meningkatkan jumlah biji cacat.

Demikianlah, panduan cara budidaya kakao ini semoga membantu untuk mendapatkan hasil maksimal.

5/5 (1)

Please rate this

Leave a Comment


harga jasa pembuatan taman, jasa perawatan taman jogja, harga pembuatan taman jogja, taman minimalis, jasa perawatan taman jogja, harga jasa pembuatan taman
tukang taman jogja