Cara Menanam Apel yang Cepat tumbuh

Cara Menanam Apel yang Cepat tumbuh

Cara menanam apel yang cepat tumbuh. Menanam pohon apel membutuhkan perencanaan dan kesabaran, tetapi ini bisa menjadi pengalaman yang bermanfaat. Berikut adalah langkah-langkah umum untuk menanam apel:

Pilih varietas apel yang sesuai dengan wilayah dan iklim Anda yang sedang tumbuh. Apel biasanya dibagi menjadi dua kategori: normal dan kerdil. Tinggi pohon apel standar dapat mencapai 9 meter dan membutuhkan banyak ruang.

Cara Menanam Apel yang Cepat tumbuh

Sedangkan pohon apel mini tumbuh setinggi sekitar 2 sd 3 meter kaki dan cocok untuk pekarangan kecil atau kontainer. Pilih varietas yang disesuaikan dengan iklim Anda dan memiliki ketahanan penyakit yang baik.

Pilih lokasi yang mendapat sinar matahari penuh dan memiliki drainase tanah yang baik. Pohon apel lebih menyukai kisaran pH 6,0 hingga 6,5. Periksa pH tanah dan sesuaikan jika perlu dengan menambahkan kapur atau belerang.

Tanam pohon apel di musim yang agak kering. Gali lubang dua kali lebih lebar dan dalam dari bola akar. Tambahkan kompos atau pupuk kandang ke tanah untuk memberikan nutrisi.

Tanamlah pohon apel sedemikian rupa sehingga tempat okulasi (tempat yang membengkak tempat pertemuan cangkok dan batang bawah) berada di atas permukaan tanah. Ini akan mencegah batang atas tumbuh dan tunas dari batang bawah.

Sirami pohon apel dengan baik setelah tanam, lalu sirami secara teratur agar tanah tetap lembab setiap saat. Hindari penyiraman yang berlebihan, karena ini dapat menyebabkan busuk akar.

Pangkas pohon apel Anda untuk memperbaiki strukturnya dan meningkatkan hasil. Singkirkan semua cabang yang menyilang atau bergesekan, dan semua pengisap atau kuncup berair yang tumbuh dari pangkal pohon atau di sepanjang batang.

Pupuk pohon apel Anda dengan pupuk berimbang atau pupuk yang dirancang khusus untuk pohon buah-buahan. Ikuti instruksi paket untuk tarif dan waktu aplikasi.

Menipiskan buah di awal musim panas untuk meningkatkan kualitas dan ukuran. Buang buah yang cacat atau rusak dan buah yang berlebih agar buah yang tersisa tumbuh lebih besar.

Panen apel di musim gugur saat sudah matang. Apel siap untuk dipetik saat mereka menggelinding dengan mudah dari dahan. Simpan apel di tempat yang sejuk dan kering untuk memperpanjang umur simpannya.

Dengan perawatan yang tepat, pohon apel akan berbuah selama bertahun-tahun. Penting untuk dicatat bahwa pohon apel dapat memakan waktu beberapa tahun untuk mulai berproduksi, jadi bersabarlah dan nikmati prosesnya.

Cara Menanam Apel yang Cepat Tumbuh dan Lingkungannya

Cara Menanam Apel di Rumah

Cara Menanam Apel di Rumah. Sumber Gambar: Google.com

Pohon apel adalah salah satu pohon buah favorit yang tumbuh di banyak bagian dunia. Lingkungan tempat tumbuhnya dapat berdampak signifikan terhadap kualitas dan kuantitas buah yang dihasilkan. Berikut adalah beberapa faktor yang berkontribusi dalam menciptakan kondisi yang menguntungkan untuk menanam apel:

Iklim: Pohon apel biasanya tumbuh di daerah dengan musim dingin dan musim panas yang hangat. Mereka membutuhkan sejumlah jam dingin (800 hingga 1.000 jam di bawah 15 derajat Celcius ) di musim dingin untuk keluar dari dormansi dan menghasilkan buah. Apel juga membutuhkan suhu hangat selama musim tanam untuk matang dengan baik.

Tanah: Apel tumbuh paling baik di tanah yang dikeringkan dengan baik dan kaya akan bahan organik. Tanah harus memiliki pH antara 6,0 dan 6,5, yang sedikit asam. Tanah yang sangat padat atau berdrainase buruk dapat menyebabkan busuk akar dan penyakit lainnya.

Sinar matahari: Pohon apel membutuhkan setidaknya 6-8 jam paparan sinar matahari penuh per hari. Tanpa sinar matahari yang cukup, pohon dapat menghasilkan lebih sedikit bunga dan buah, dan buah mungkin tidak matang dengan baik.

Air: Pohon apel perlu disiram secara teratur agar tanah tetap lembab. Namun, penting untuk menghindari penyiraman yang berlebihan, karena dapat menyebabkan busuk akar. Sistem irigasi tetes atau selang hujan dapat menjadi pilihan yang baik untuk memastikan pasokan air yang stabil ke pohon.

Penyerbukan: Apel membutuhkan penyerbukan silang untuk menghasilkan buah. Artinya, Anda memerlukan setidaknya dua jenis pohon apel yang mekar pada waktu yang sama untuk memastikan penyerbukan yang baik. Anda juga bisa menanam pohon buah lain atau tanaman berbunga di dekatnya untuk menarik penyerbuk seperti lebah.

Pengendalian hama dan penyakit: Apel rentan terhadap berbagai hama dan penyakit, termasuk keropeng apel, embun tepung, dan kutu daun. Penting untuk memilih varietas yang tahan penyakit dan mengikuti praktik sanitasi seperti membuang buah dan daun yang jatuh. Anda juga dapat menggunakan metode pengendalian hama organik seperti minyak Mimba atau sabun insektisida.

Selain faktor-faktor ini, penting untuk memilih varietas apel yang sesuai dengan iklim dan kondisi pertumbuhan Anda. Dengan menyediakan pohon apel Anda dengan kondisi yang menguntungkan, Anda dapat menikmati panen buah-buahan yang lezat dan bergizi selama bertahun-tahun.

tips membuat kolam koi sehat dan baik

tips membuat kolam koi

 

Memiliki kolam koi di rumah dapat menambah keindahan dan kesan tenang pada suasana rumah. Namun, terkadang membuat kolam koi yang baik dan sehat untuk ikan-ikan koi tidaklah mudah. Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda membuat kolam koi yang baik:

  1. Pilihlah lokasi yang tepat

Pastikan Anda memilih lokasi yang tepat untuk kolam koi. Pilihlah lokasi yang terlindung dari sinar matahari yang terlalu terik, sehingga ikan koi tidak mudah terbakar. Selain itu, pilihlah lokasi yang tidak terlalu terkena angin kencang, agar ikan tidak mudah terbawa angin.

  1. Gunakan filter yang tepat

Filter adalah salah satu peralatan penting dalam membuat kolam koi. Pilihlah filter yang sesuai dengan ukuran kolam Anda. Pastikan filter tersebut dapat membersihkan air kolam dengan baik, sehingga ikan koi akan sehat dan terhindar dari penyakit.

  1. Sediakan pakan yang bergizi

Ikan koi membutuhkan pakan yang bergizi untuk pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Pilihlah pakan yang mengandung protein, karbohidrat, lemak, dan vitamin yang cukup. Jangan memberikan pakan yang terlalu banyak, agar ikan tidak mengalami kegemukan.

  1. Sediakan lingkungan yang sehat

Sediakan lingkungan yang sehat untuk ikan koi. Pastikan air kolam selalu bersih dan tidak tercemar oleh sampah atau kotoran. Sediakan juga tanaman air yang dapat menyerap karbon dioksida dan memproduksi oksigen, sehingga ikan koi dapat bernafas dengan baik.

  1. Periksa kondisi ikan secara berkala

Jangan lupa untuk memeriksa kondisi ikan secara berkala. Periksa kebersihan air kolam, warna dan kondisi tubuh ikan, serta tingkah laku ikan. Jika terdapat ikan yang tidak sehat atau menunjukkan gejala penyakit, segera lakukan pengobatan atau konsultasi dengan ahli ikan koi.

Tips Sukses Menanam Tanaman Mint

Tips Sukses Menanam Tanaman Mint

 

Tips anti gagal ala saya, yang bisa anda praktekkan.
1. Beli Mint di nursery, pilih yang kecil seger, gemuk (yg besar mihil wkwk)
2. Pilih batang yang paling segar, potong pakai gunting bersih. Lalu lepaskan daun daun yg bawah, sisa kan daun Mint 3-4 helai paling atas.
3. Ambil gelas/botol kaca, masukkan ke dalamnya (tapi jangan diminum ya, ini buat ditanam, bukan untuk diminum 😂)
4. Letakkan di tempat teduh, terkena sinar matahari tapi ga langsung.
5. Tunggu sampai akar ya muncul ( yeaayyy berhasil) lalu tanam di tanah.. Atau biarkan tetap di botol ganti aja airnya
Langkah ke 3 diganti dengan tancapkan batang Mint pada rockwool, siram rockwool dan letakkan pada tempat teduh, kalau sudah berakar pindah pada modul hidroponik.
.
Kalau udah ditanam, di tanah ya.. Jangan kena simat langsung, dan jangan lupa disiram (dia suka air) dan rajin di pruning, supaya cepat gede..
.

Tips menanam kangkung di gelas air mineral

Tips menanam kangkung di gelas air mineral

 

Tips menanam kangkung di gelas air mineral dg media tanam tanah, arang sekam dan kohe (kotoran hewan)

1. Persiapkan gelas air mineral bekas yg sdh dilobangi kecil2 dg menggunakan soder.

2. Isi gelas tsb dg tanah yg sdh dicampur dg arang sekam dan kohe.

3. Sisakan 2 atau 3 cm bagian atas gelas yg nntnya untuk tempat air.

4. Persiapkan biji kangkung dg cara direndam selama 24 jam lalu buang airnya dan kukup dg menggunakan kain selama 24 jam. Setelah biji kangkung berkecambah tanam kegelas air mineral yg sdh disi dg tanah tsb.
Tiap satu gelas diisi 10 biji kangkung.
5. Siram tiap pagi dan kasih pupuk tiap seminggu sekali.
6 Pupuk yg dipakai ZA.dg cara dicampur dg air (dikocor)
7. Letakkan gelas air mineral tsb pada strofoam (gabus) yg sdh dilubangi dg soder agar supaya gelas tsb tdk tumpah dan rajin.
8. Kasih penampung air pd bawahnya gelas tsb agar tanaman trs menyerap air dg baik

Kiat dan TIPS Cara SUKSES Tanam CABE RAWIT

Kiat dan TIPS Cara SUKSES Tanam CABE RAWIT

 

Kebanyakan dari kita tahu cara mengatasi Daun keriting pada tanaman cabe itu menggunakan insektisida baik itu kimia maupun alami dan itu tidak salah, sudah benar. Namun mengapa masih tetap keriting daunnya?
Saya percaya kebanyakan dari kita menyemprot tanaman cabe itu kita semprot seluruh permukaan daun bagian atas saja. Dan ternyata kutu atau hama itu menyerang bagian bawah dedaunan, jadi menyemprot bagian bawah daun itu paling penting sebab dari bawah daun lah hama menyerang dan menyebabkan daun menjadi keriting.
Cara yang benar adalah : semprot seluruh permukaan dan bawah daun juga batang, intinya KESELURUHAN.
TIP AGAR TANAMAN CABE RAWIT TUMBUH MAKSIMAL :
1. Dari umur 10 hari sudah harus di semprot insektisida secara rutin 3 hari sekali. Hama lebih suka menyerang daun muda oleh sebab itu saat dedaunan mulai menua maka durasi semprot nya cukup 1 Minggu sekali.
2. Saat tanaman berusia 30 – 45 hari maka wajib pruning dedaunan nya agar tidak terlalu banyak daunnya hal ini bertujuan agar tanaman tidak lembab dan rentan hama kemudian nutrisi fokus ke buah.
CATATAN : Bila kita menanam cabe rawit untuk di jual maka WAJIB menggunakan benih HIBRIDA unggulan dan itu bisa kita beli di toko pertanian, mengapa? Karena Benih Hibrida itu benih kualitas no.1 jadi hasil panen nya lebih melimpah dan kualitas cabe juga prima
Kalo untuk skala rumah tangga (konsumsi sendiri) baru tidak mengapa menggunakan benih dari limbah dapur.

Tips Mengatasi Penyakit HAWAR DAUN (Kresek) Pada Tanaman Padi

Tips Mengatasi Penyakit HAWAR DAUN (Kresek) Pada Tanaman Padi

Tips Mengatasi Penyakit HAWAR DAUN (Kresek) Pada Tanaman Padi
Apa itu penyakit kresek?
Penyakit kresek atau disebut juga penyakit hawar daun merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri atau jamur. Selain daun, penyakit ini juga menyerang bunga. Namun intensitas serangan lebih sering terjadi pada daun, sehingga disebut penyakit hawar daun. Tanaman padi adalah salah satu jenis tanaman budidaya yang sering terserang penyakit ini. Serangan penyakit hawar daun menyebabkan perubahan penampilan tanaman yang begitu cepat. Diawali dengan adanya bercak bulat pada daun tua yang dengan cepat membesar dan menyebar ketanaman lain. Gejala lebih lanjut menyebabkan daun mengering, jika diremas daun akan hancur sehingga petani banyak yang menyebutnya penyakit kresek.
Penyakit hawar daun pada tanaman padi lebih sering disebabkan oleh bakteri Xanthomonas oryzae. Serangan penyakit ini menyebabkan kerugian yang sangat besar bagi petani. Kasus penurunan produksi dan kualitas padi sebagian besar disebabkan oleh penyakit ini. Bahkan pada kasus-kasus yang lebih serius, penyakit hawar daun menyebabkan kegagalan secara total.
Lalu bagaimana cara mengatasinya?
Pengendalian penyakit secara terpadu adalah solusi terbaik untuk menghindari kegagalan. Termasuk diantaranya adalah perencanaan budidaya yang tepat, budidaya sehat dan penggunaan bibit unggul.
Berikut adalah langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk menghindari atau setidaknya meminimalisir kerugian akibat serangan penyakit hawar daun.

1. Penggunaan bibit unggul yang tahan terhadap hawar bakteri,

2. Menjaga agar tanaman tidak kekurangan unsur K (kalium), unsur kalium berfungsi meningkatkan daya tahan tanaman terhadap serangan penyakit. Sumber kalium bisa didapatkan dengan pemberian pupuk KCl atau KNO3 dengan dosis sesuai kebutuhan.

3. Tidak menggunakan pupuk urea secara berlebihan, unsur Nitrogen yang berlebihan menyebabkan tanaman rentan terserang penyakit,

4. Mengatur jarak tanam. Untuk meminimalisir serangan hawar daun sebaiknya tidak menanam dengan jarak yang terlalu rapat. Tanaman yang terlalu rapat menyebabkan kondisi lingkungan lembab, dimana kondisi seperti itu sangat disukai bakteri ataupun jamur untuk berkembangbiak.
Untuk perlakuan secara kimiawi, bisa dilakukan dengan penyemprotan bakterisida, misalnya agrept, bactoxyn, plantomycin dan lain-lain. Untuk hasil yang maksimal bisa dicampur dengan fungisida berbahan aktif tembaga hidroksida misalnya nordox atau kocide. Untuk penggunaan pestisida kimia hendaknya merujuk pada rekomendasi dan ketentuan yang berlaku dan mengacu pada dosis yang tertera pada kemasan produk. Penggunaan yang tidak sesuai atau melebihi dosis anjuran akan berakibat fatal bagi tanaman dan menyebabkan kerusakan lingkungan. Semoga bermanfaat.

Tips Bertaman dan Merawat Tanaman Lee Kwan Yew

Tips Bertaman
(Merawat Lee Kwan Yew)
.
.
1. Media untuk menanam menggunakan talang air yang diposisikan di atas pagar tembok. Lebarnya kira2 15 cm dg kedalaman 15 cm juga. Panjangnya menyesuaikan dg seberapa panjang pagar tembok yang akan dihiasi LKY.
.
2. Talang itu diisi media tanam berupa tanah yang sudah dicampur dengan pupuk dan lain-lain. Bisa dibeli di penjual tanaman taman.
.
3. Bibit LKY kami beli dari seorang penjual online dengan harga yang relatif murah. Satu bibit tanaman dg panjang sudan mencapai 40-50cm dihargai 4ribu saja. Itupun dikasih bonus sehingga kami hanya membayar 150ribu untuk 50 bibit. Kalau mau kontaknya, silakan japri.
.
4. Bibit ditanam di talang yg sudah diisi media tanam dengan jarak sekitar 30cm atau sesuaikan dg ketersediaan bibit. Untuk mengisi ‘kekosongan’ di antara bibit LKY, bisa juga diisi tanaman rambatan lain dg warna berbeda. Jadi pemanis.
.
5. Siram tanaman dua kali sehari, pagi dan sore, sebelum atau sesudah terik matahari. Untuk memudahkan penyiraman, kami memasang pipa permanen di sepanjang talang yang dilubangi per 10 cm. Pipa itu dihubungkan dg sumber air sehingga jika menyiram, kami hanya membuka satu keran air. Tidak pakai selang, tidak ribet.
.
6. Jika tanamanan mulai tumbuh, pastikan menyiangi dan memupuk. Di awal saya lakukan dua minggu sekai lalu menjadi 3-4 minggu sekali.
.
7. Hal ini juga bisa diterapkan di tembok kamar mandi luar, dengan catatan antara ujung atas tembok dan atap ada ruang kosong sekitar 20-30cm.

PERAWATAN ANGGUR BRAZIL AGAR CEPAT BERBUAH

PERAWATAN ANGGUR BRAZIL AGAR CEPAT BERBUAH

 

1. Penyiraman rutin pada bibit tanaman disesuaikan dengan kondisi kelembapan tanah. Normalnya adalah 2x sehari
2. Pemupukan dilakukan menggunakan pupuk kandang atau campuran pupuk kimia yang dilakukan secara rutin sebulan sekali.
3. Penyiangan dilakukan secara teratur dengan cara mencabut gulma yang tumbuh di sekitar tanaman anggur Brazil.
4. Pengendalian hama dan penyakit menggunakan pestisida atau memusnahkan bagian tanaman yang terserang.
Tips agar Anggur Brazil bisa berbuah cepat adalah juga dengan memberikan hormon perangsang buah berupa pupuk organik cair(POC) misalnya merk BMW atau bisa merk lainnya.
Pengaplikasiannya bisa disemprotkan kebagian tanaman dengan dosis 2-3 tutup POC (untuk merk BMW) + 1 tangki 15 liter air, intervalnya 7-10 hari sekali.
Anda dapat memanen buah anggur Brazil yang ditanam DARI STEK pada saat berumur 3 tahun setelah masa tanam. JIKA DARI BIJI tentunya butuh waktu lebih lama untuk berbuah.

Tips Menanam dan Merawat Tanaman Buah di Dalam Pot / Tabulampot

Tips Menanam dan Merawat Tanaman Buah di Dalam Pot / Tabulampot

 

tips di bawah ini untuk bagaimana cara menanam dan merawat tabulampot dengan baik.
1. Memilih Bibit
Hampir sama seperti memilih bibit pada umumnya, temen2 harus memperhatikan syarat tumbuh tanaman buahnya.
Jadi, temen2 harus memilih bibit tanaman buah yang sama dengan karakteristik lingkungan di rumah. Misal temen2 tinggal di dataran rendah, jangan memilih tanaman buah yang hidup di dataran tinggi.
Tanaman buah yang bisa ditanam di dalam pot diantara lain seperti jambu air, kelengkeng jeruk, lemon, jambu biji, buah tin, sawo, semangka, melon, nanas, strawberry, blueberry, srikaya, apel, alpukat, belimbing, buah naga, tomat, dan delima.
2. Media Tanam Tabulampot
Temen2 bisa menyiapkan media tanam sebagai sarana tumbuh dari akar tanaman buah. Media tanam terebut terdiri dari pupuk kompos, tanah, dan arang sekam dengan komposisi 1:1:1.
Jika tidak, temen2 bisa menggunakan media tanam lain seperti tanah, sekam, atau pupuk kambing dengan komposisi 1:1:1.
Setelah itu, temen2 bisa menyiapkan pot yang terbuat dari plastik, tanah, kayu, logam, atau semen. Ukuran ideal tabulampot adalah sekitar 40 – 60 cm atau lebih besar lagi, intinya ukuran pot menyesuikan juga ukuran tanaman
3. Menanam Bibit Tabulampot
Temen2 perlu berhati-hati saat akan menanam tanaman buah di dalam pot, karena kalau salah maka akan membuat gagalnya proses tumbuhnya tanaman.
• Sediakan media tanam dan ayak serta buang batu yang tercampur di dalamnya. Aduk dan ratakan.
• Sediakan pot ukuran kecil pada awal penanaman, baru diganti ketika tanaman mulai terlihat tumbuh besar.
• Letakkan pecahan genting di dasar pot dan lapisi dengan sabut kelapa atau ijuk. Barulah temen2 bisa mengisi dengan media tanam yang sudah dicampur tadi.
• Untuk mengurangi penguapan, temen2 harus memotong beberapa daun dan batang dan membuka polybag dan meletakkannya ke dalam pot.
• Letakkan di bagian tengah, padatkan media tanam, sehingga kuat dan tidak mudah roboh.
• temen2 bisa menyiram dengan air secukupnya dan meletakkan tabulampot di area sejuk.
• Setelah 7 hari, temen2 bisa memindah tabulampot ke area dengan paparan cahaya matahari langsung.
4. Perawatan Tabulampot
• Penyiraman
Temen2 harus menyiram tanaman buah di dalam pot setidaknya 2 hari sekali atau sehari sekali. Temen2 bisa menyiramnya di pagi dan sore hari. Saat musim hujan, sebaiknya menyiramnya ketika tanah terlihat kering saja ya.
• Pemupukan
Temen2 juga harus rutin memberi pupuk pada tabulampot. Setelah satu bulan penanaman, temen2 bisa memberinya pupuk. Selanjutnya, bisa melakukan pemupukan selama empat bulan sekali.
• Pemangkasan
Pemangkasan daun tetap harus dilakukan untuk merangsang pertumbuhan bunga dan kemudian dapat berbuah. Pemangkasan ini juga berguna supaya mengurangi penyakit pada tabulampot.
• Pengendalian Hama
Temen2 harus membersihkan gulma yang biasanya tumbuh di sekitar tabulampot, karena dapat menjadi sumber penyakit. Jika tabulampot sudah terjangkit hama, temen2 bisa membersihkannya langsung atau menggunakan pestisida organik

Tips Semai Biji Sawi Anti Gagal

Tips Semai Biji Sawi Anti Gagal

 

Tips : Semai Biji Sawi Anti Gagal.
  1. Rendam biji sawi di air hangat kuku yang telah diberi cairan perangsang tumbuh atau gerusan bawang merah selama 1 malam.
  2. Tiriskan, lalu bungkus dengan lap/serbet makan yang sudah di basahi, kemudian masukan toples plastik tutup rapat.
  3. 24 jam sampai 48 jam, periksa. Apabila terlihat biji sudah keluar akar, segera pindah kemedia semai.
  4. masukan biji yang sudah tumbuh akarnya (yang tidak ada akarnya jangan ditanam) kemedia semai satu per satu dengan cara membuat lubang dengan lidi sedalam 0,5 sampai 1 cm. Kemudian masukan biji dengan hati-hati. Usahakan akarnya menghadap kebawah, kemudian tutup pake media/tanah tipis saja.
  5. Taruh media semai ditempat yang terkena matahari setelah sebelumnya disemprot air pakai sprayer yang keluar airnya lembut/kecil-kecil.
  6. 24 jam kemudian daun lembaga sudah muncul dipermukaan. Dalam waktu kurang 1 minggu, untuk yang menanam secara hidroponik, anakan sawi bisa pindah tanam.
  7. Insya Allah, benih yang disemai 100% tumbuh.
Cara ini dapat juga diterapkan untuk menyemai biji tanaman lain, misal : cabe, terong, labu, semangka, melon dan yang lainya.