Cara Menanam Singkong Supaya Besar

Cara Menanam Singkong Supaya Besar

Cara menanam singkong supaya besar dan hasilnya banyak. Cara sederhana dan mudah diterapkan dengan hasil yang baik. Sesuai untuk skala kebun atau rumahan.

Singkong sudah terkenal merupakan pengganti makanan pokok beras. Di beberapa daerah, masih ada yang memilih singkong sebagai makanan pokok. Alasannya bukan karena tidak kuat membeli beras. Tetapi singkong memberikan rasa kenyang lebih dibanding beras. Jadi, seperti kita yang biasa makan nasi harus makan roti. Rasanya kurang mantap dan kurang kenyang.

Sekarang, singkong banyak digunakan sebagai bahan makanan olahan dan makanan ringan. Keripik, kue dan tepung tapioka dibuat dari singkong.

Katanya, tanaman singkong berasal dari Amerika Selatan. Tetapi kini sudah menyebar ke seluruh dunia. Untuk daun singkong, di Indonesia banyak digunakan sebagai sayuran dan lalapan.

Untuk varietas unggul singkong, ada beberapa yang terkenal di Indonesia seperti singkong gajah, singkong Kalimantan atau singkong Borneo.

cara budidaya singkong

Syarat menanam singkong

Singkong secara prinsip bisa tumbuh dimana saja. Tetapi, pertumbuhannya jelas berbeda jika ditanam di lahan kering dengan ditanam di lahan subur.

Syarat menanam singkong yang pertama adalah cahaya matahari yang cukup. Iklim hujan yang disukai antara 1500 sd 2500 mm per tahun. Suhu udara minimum adalah 10 derajat celcius dan kelembapan udara sekitar 60% sd 65%.

Jenis tanah yang ideal adalah tanah yang gembur, subur dan kaya bahan organik. Tanah tidak terlalu liat serta tidak terlalu poprous juga. PH tanah yang bagus adalah PH netral antara 6,5 hingga 7,5..

Ketinggian penanaman ideal adalah 10 Meter diatas permukaan laut ( DPL ) hingga 700 DPL. Tetapi tanaman ini masih mampu tumbuh di ketinggian 1500 DPL.

Jika Anda memaksa, singkong akan tumbuh juga di lahan pasir. Tetapi ya, hasilnya tidak maksimal karena kandungan air di lahan pasir pasti sedikit.

Cara budidaya singkong

  • Persiapan lahan

Lahan untuk menanam singkong harus digemburkan terlebih dahulu. Bisa kita bajak atau cangkul. Jika PH asam atau dibawah 6,5. kita bisa menambahkan kapur dolomit.

Tanaman singkong juga tidak suka dengan air yang tergenang. Karena itu lahan perlu dibuat bedengan dengan parit untuk mengalirkan kelebihan air.Jarak bedengannya 50 sd 60 cm. Bedengannya sendiri tidak perlu terlalu tinggi supaya mudah dilakukan pembubunan atau penggemburan. Jika lahan tidak terlalu subur, maka kita bisa memberikan pupuk kandang. Dosisnya sesuai tingkat kesuburan tanahnya. Biarkan lahan selama 10 hari.

  • Persiapan bibit singkong

Singkong diperbanyak dengan stek batang. Potong singkong 20 cm. Bibit yang baik berasal dari tanaman yang sudah tua sekitar 10 atau 12 bulan. Untuk bibit, batang harus besar, tunas rapat, terlihat bagus dan segar serta bebas penyakit. Batang yang baik digunakan untuk stek adalah bagian tengahnya. Batasnya 30 cm diatas pangkal batang dan 30 cm dibawah daun yang terbawah.yang masih ada ketika panen dilakukan.

Pemotongan bisa lurus atau miring. Pemotongan miring memungkinkan akar lebih banyak tumbuh.

  • Cara penanaman

Batang yang sudah dipotong supaya segera ditanam. Penanaman kira – kira 1/3 dari potongan. Batang yang dipotong lurus ditanam lurus juga. Yang dipotong miring ditanam miring juga.

Jarak tanam yang baik 60 sd 70 cm. Jarak antar baris tanaman sekitar 90 sd 100 cm. Penanaman disarankan pada awal musim hujan karena 5 bulan pertama penanaman, singkong butuh banyak air.

cara budidaya singkong

  • Pemeliharaan tanaman

Pemeliharaan tanaman singkong berupa penyiangan, pemupukan, permpelan tunas serta penyulaman dan pembubunan.

Antara 7 sd 10 hari setelah penanaman, cek apakah tanaman ada yang mati atau rusak. Tunas tidak tumbuh dsb. Penyulaman adalah penggantian bibit mati dengan yang baru.

Penyiangan dan pembersihan gulma. Jika lahan kecil bisa secara manual. Jika lahan luas bisa dengan herbisida. Penyemprotan diusahakan tidak mengenai batang dan daun singkong.

Tunas setiap pohon hanya perlu 2 saja. Jika lebih bisa dilakukan perempelan. Tunas yang dipelihara utamakan yang berada paling atas.

Perempelan dilakukan jika tunas sudah sepanjang 25 sd 30 cm.

Jika tanaman tumbuh kurang subur, maka perlu dilakukan pemupukan susulan. Atau pupuk tanaman saat umurnya 2 atau 3 bulan. Gunakan pupuk berunsur N, P dan K dengan jumlah seimbang. Pemupukan ditaruh ditanah dengan jarak 25 sd 30 cm dari sekeliling batang. Pemupukan di tanah kurang subur bisa sampai 2 kali untuk 1 musim tanam.

Pembubunan adalah penggemburan tanah. caranya menaikkan tanah yang ada di parit bedengan ke sekeliling tanaman.

  • Panen Singkong

Pemanenan dilakukan saat usia singkong 6 sd 8 bulan hingga 9 sd 12 bulan. Masa panen ini tergantung jenis singkongnya. Pemanenan dilakukan dengan mencabut batang singkong. Jika ada yang tertinggal di tanah, maka bisa dibantu dengan cangkul secara hati – hati.

Cari :

5/5 (1)

Please rate this

Leave a Comment

Please disable your adblock for read our content.
Refresh