Cara Menanam Pohon Durian Agar Cepat Berbuah

Posted on

Hal-hal yang perlu dijaga dalam merawat pohon durian ada 4 hal; Penyiraman, menutupi dengan naungan, pemupukan dan penyiangan

Mari kita simak penjabarannya.
Untuk menanam durian buatlah gundukan dilubang tanam dengan menggunakan tanah dari area sekitar. Adapun medianya merupakan campuran tanah dengan 1 karung sekam mentah dan 1 karung pupuk kandang, dan buatlah gundukan.

Gundukan ini dibuat dengan menumpuk tanah setinggi 50 cm dan diameter 1 meter. Adapun lubang tanam, gali tanah minimal seukuran polybag bawaan bibit, potong bagian bawah polybag, polybag tidak harus dilepas karena khawatir media bawaan runtuh, hal ini untuk menghindari stress pada tanaman, yang penting memungkinkan akar durian memenuhi tanah baru yang kita campur dalam lubang tanam dan gundukan.

Setelah menanam durian, berikut beberapa hal yang harus diperhatikan;
1. Penyiraman
2. Peneduh Tempat
3. Pemupukan
4. Penyiangan

1. Penyiraman
Air sangat penting dalam semua jenis pertanian, karena berhubungan langsung dengan pertumbuhan tanaman. Air adalah media untuk membawa makanan dari tanah ke akar tanaman. Jika airnya kuranh atau rusak maka makanan di tanah atau pupuk yang diberikan itu tidak akan berguna bagi pohon sama sekali. Karena itu, setelah tanam, durian harus segera disiram dengan air yang baik.

Bibit Durian yang masih kecil ketika ditanam, harus disiram setiap hari selama minimal 1 bulan. Kemudian, selama tahun pertama, dapat diberikan hanya setiap hari atau 2-3 hari sekali, tergantung juga pada kelembaban tanah di sekitar batang.

Kuantitas air penyiraman sekitar 5 liter setiap kali penyiraman per pohon dan harus ditambahkan kuantitasnya setiap tahun.

Amati pula apakah tanah cepat menyerap air atau tidak. Jika air diserap dengan cepat, sebaiknya disiram sedikit saja dan untuk menjaga kelembaban tanah serta air tidak cepat menguap bisa dengan menggunakan jerami sebagai penutup. Jika kelembaban atau curah hujan sangat tinggi penutup jerami tidak diperlukan, karena justru dapat membuatnya sebagai sarang penyakit dan habitat rayap yang merupakan musuh durian.

Jangan menyiram sampai air keluar dari gundukan karena akan menyebabkan tanah gundukan runtuh dan air menyapu tanah tersebut.

Jika area penyiraman luas dan besar menyiram setiap hari mungkin akan tidak nyaman dan melelahkan. Beberapa pekebun yang pengalaman biasanya menggunakan metode pipa sebagai jalur penyiraman.

Dalam 2-3 tahun pertama. Pada musim kemarau tanpa penyiraman yang cukup pohon durian akan menunjukkan beberapa gejala yang dapat terlihat jelas. Seperti, daun layu di siang hari, warna daunnya tidak cerah, tepi daunnya berwarna kuning dan terbakar dari ujung daunnya sehingga pohon itu akhirnya berhenti tumbuh. Ranting akan menumpahkan daun.

Jika tidak langsung dilakukan penyiraman air, pohon durian akan mati. Jadi, penyiraman secara teratur sangat penting karena air ini juga berkaitan dengan kualitas daging buah durian. Daging durian baik atau tidak tergantung pada baika atau tidaknya kondisi daun yang secara pasti terkait dengan asupan air.

Selain itu, di daerah yang menggunakan air dari sumber air alami atau sumber sumber air yang memiliki kesempatan untuk menghadapi masalah kadar garam dalam air yang tinggi karena pengaruh air laut atau air tanah yang memang asin, para petani durian harus mengukur hal ini.

Ukuran kadar garam dalam air biasanya diukur dalam ppm (kisaran 0-9990 ppm). Air yang dapat digunakan untuk menyirami pohon durian harus dengan nilai kurang dari 300 ppm.

Selain itu, hal lain yang harus diperhatikan adalah “air hujan”. Air hujan dari Langit adalah air tanpa salinitas. Akan tetapi ketika air hujan ini dapat melalui tanah yang memiliki kadar garan tinggi. Air hujan ini kemudian akan menumpuk diparit parit kebun, sehingga air di parit akan memiliki tingkat ppm yang tidak baik untuk pohon durian. Karena itu, Anda harus selalu memperhatikan dan mengukur kadar kandungan ppm air ini sebelum digunakan untuk menyiram pohon durian.

2. Peneduh Pohon Durian
Pada tahun pertama pohon durian yang masih kecil. Dapat dinaungi dengan dua cara:

*Menggunakan jaring peneduh
*Menanam pohon sebagai peneduh

Menutupi pohon durian dengan peneduh akan membantu menjaga kelembaban pada pohon durian. Anda bisa menggunakan jaring peneduh, bisa anda lihat.pada foto.

Selain itu Anda juga dapat menanam pohon sebagai peneduh dan juga dapat sebagai tambahan pemasukan uang selagi mnunggu panen durian. Pohon naungan terbaik adalah pohon pisang. karena mereka mudah tumbuh cepat, sehingga memberikan naungan dengan cepat dan buahnya pun dapat Anda panen dan menikmatinya.

3) Pupuk durian

Pupuk harus memperhitungkan kebutuhan nutrisi pohon durian sesuai usia. Sebagai contoh, usia awal pohon durian memerlukan pertumbuhan cabang-cabang dan daun durian, hal ini membutuhkan banyak nitrogen. Sebelum berbunga adalah periode di mana durian harus “berhenti tumbuh” melalui cabang untuk mempersiapkan fase berbunganya.

Saat periode memasuki fase berbunga ini Anda harus mengurangi pupuk yang mengandung nitrogen. Tambahkan pupuk dengan kandungan fosfat dan kalium tinggi.

Pemupukan pada waktu yang salah dapat menyebabkan banyak dampak yang tentunya akan menurunkan produktivitas pohon durian.

Aplikasi pupuk durian dimulai dari saat persiapan penanaman pohon, yaitu media yang dicampur dengan sekam mentah dan pupuk kandang pada gundukan tanah atau Anda bisa menaruh rumput kering dan daun keringa, lalu campur dengan pupuk organik untuk setidaknya dengan ketrbalan 20 – 30 cm.

Pupuk durian selama 2 tahun pertama setelah tanam belum membuahkan hasil. Ini merupakan fase yang sangat penting Karena keberhasilan berkebun durian pada periode ini, maka perlu memelihara pohon untuk tumbuh dan berbuah.

Penyisipan dapat menggali alur di ujung akar, dengan lebar sekitar 1 halaman, kedalaman 3 – 4 inci. Gali lingkaran di sekitar bagian atas dan taburkan pupuk ke lekukan di sekitar dasar galian. Gunakan tanah untuk menghilangkan pupuk. Jika pupuk kandang atau kompos, masukkan hampir sampai alur digali. Kemudian gunakan tanah

4) Penghapusan gulma
Perlindungan pohon durian dari gulma di kebun merupakan masalah penting yang perlu diperhatikan dalam berkebun durian. Durian, yang memiliki akar dekat permukaan tanah Jika gulma atau rumput dibiarkan tumbuh begitu saja, selain akan mengambil makanan dan air dari juga bisa menjadi habitat beberapa hama dan serangga yang akan mengganggu pohon durian.

Yang harus Anda lakukan setidaknya setidaknya membersihkan area tanam dari gulma tiga kali setahun, yang biasanya banyak tumbuh ditengah musim hujan atau pembersihan dilakukan pada awal Desember ketika masih kering, biasanya akan lebih efektif.

Cara lain untuk mencegah tumbuh gulma adalah menanam tanaman penutup dan peneduh, seperti pisang atau berbagai tanaman peneduh lainnya. Tanaman ini akan membantu mencegah gulma tumbuh dengan cepat. Tanaman penutup tanah ini akan menutupi sinar matahari agar tidak mencapai permukaan tanah, membuat tanah tidak selalu panas dan selalu lembab.

Cari :

5/5 (1)

Please rate this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *