Cara Menanam dan Merawat Durian Bawor

Cara Menanam dan Merawat Durian Bawor

Dibandingkan jenis musangking dan duri hitam. Durian Bawor memiliki beberapa kelebihann, antara lain sbb:

1. DURIAN LOKAL UNGGULAN, bobot per buah mecapai 15kg/buah. Daging buah pun tebal, berlemak dengan rasa khas durian yaitu sedikit pahit. Bijinya juga kecil/kempes. Sehingga Anda akan puas menyantapnya.

2. MEMILIKI AKAR BAKAU YANG KOKOH DENGAN PERAWAKAN PENDEK, untuk pohon yang sedang berbuah ukurannya hanya sekitar 2-3 meter, sangat menarik bukan. Hal ini juga akan memudahkan kita ketika akan memanen buah durian.

3. BUDIDAYANYA MUDAH, dapat tumbuh didataran rendah 600 mdpl. Pada lahan seluas 1 Ha Kita dapat menanam sekitar 150-160 tanaman dengan jarak tanam minimal 7 × 7 m.

Durian bawor hanya membutuhkan 2-3 kali pemupukan dalam 1 tahun. Pupuk yang paling dibutuhkan adalah pupuk NPK dan pupuk kandang. Jenis durian ini cepat tumbuh dan cepat berbuah sehingga sangat cocok jika Anda ingin membudidayakannya secara komersil.

4. MASA PANEN BUAH YANG DEPAT DAN BANYAK. Dapat mulai dipanen setelah berumur 3 tahun, sangat cepat jika dibandingkan durian lain. Sangat produktif, pohon durian bawor yang berumur 5 tahun dapat mengahsilkan 100 kg buah dengan berat rata-rata perbuah adalah 4-5 kg dan buahnya dapat mencapai berat maksimal sekitar 15 kg.

Jenis ini dapat berbunga dan berbuah sepanjang tahun sehingga dapat dipanen 3 kali dalam 1 tahun. Semakin tua, semakin lebat buah yang dihasilkan.

5. HARGA KOMPETITIF, ini merupakan produk lokal, sehingga tentu harga jual dibanderol lebih murah jika dibandingkan dengan durian import seperti montong dan musangking. Walaupun memiliki harga yang lebih murah, Tetapi rasa dan kenikmatan yang Anda peroleh tidak kalah dengan durian musangking maupun duri hitam. No ratings yet.

Please rate this

Leave a Comment

Please disable your adblock for read our content.
Refresh