Tips cara menanam bawang merah yang cepat besar dan menghasilkan. Tetapi, tanpa bibit ( tanpa membeli bibit ). Lebih hemat untuk keperluan keluarga.

Mengetahui persyaratan tumbuh bawang merah yang baik. Cara menanam bawang merah yang baik. Cara perawatan hingga panen bawang merah.

Seperti kita ketahui, bawang merah merupakan salah satu bumbu masak pokok yang sering sekali dipergunakan. Hampir semua jenis masakan menggunakannya. Mulai dari yang digoreng hingga yang diolah dengan berbagai cara lain. Masakan berkuah, kering, masakan utama dan juga masakan pelengkap.

Bahkan, sekedar membuat telur dadar juga rasanya kurang enak jika tanpa bawang merah. Jika kita bia menyediakan bawang merah di halaman, maka kita tidak erlu terlalu rpt jika stok habis. Lagipula, tanaman ini jika ditanam dalam pot juga bisa menjadi tanaman hiasan.




Untuk menanam bawang merah, kita tidak harus membeli bibit di toko pertanian. Tetapi, bisa juga dengan umbi yang ada di dapur.

Bahan baku

Untuk penanaman dalam skala rumah tangga, akan dijelaskan di artikel yang atas. Untuk artikel dibawahnya, adalah skala pertanian biasa.

  • Skala rumah tannga

Bawang merah yang sudah tua. Tanah dan kompos serta wadah untuk menanam. Misalnya polybag atau pot. Bisa juga menggunakan gelas air mineral.

Bawang merah yang kita pilih adalah yang sudah berwarna ungu tua. Ini adalah warna bawang yang sudah tua. Untuk menghindari jamur atau penyakit, jangan menggunakan bawang yang ada bercak hitam. Bawang seperti ini sudah terpapar penyakit atau jamur.

Langkah menanam

Masukkan tanah serta kompos ke pot atau polybag. Kita masukkan juga bibit bawang yang sudah bertunas ke polybag. 3 bibit bisa untuk 1 polybag atau pot.

Polybag bisa ditata dengan jarak 15 cm antar polybag. hal ini memberikan ruang udara dan cahaya yang mencukupi. Bawang merah perlu cahaya matahari 70% minimal.

Pemupukan susulan pada 6 minggu dengan pupuk padat atau cair.

Baca Juga >  Tips Tata Cara Sukses Penyemaian Seed / benih

Penyiraman jika kemarau 2 kali sehari. Jika ada hujan, kita tidak usah menyiram bawang merah di pot.

Panen

Panen bisa dilakukan umur 100 hari. Jika 80% daun sudah layu. Pangkal daun sudah rapuh atau layu jika dipegang. Kemudian, umbi juga sudah muncul dari tanah, sudah terbentuk sempurna serta baunya juga berbau bawang merah.

Sekarang, untuk penanaman bawang merah di lahan yang besar:

Syarat tumbuh

  • Kesesuaian Agroklimat

Atau kesesuaian iklim serta karakteristik cuaca tertentu yang disukai oleh tanaman.

  • Ketersediaan cahaya matahari minimal 70%.
  • Suhu udara antara 25 sd 32 derajat Celcius.
  • Kesesuaian struktur tanah

Yaitu tanah remah dengan tekstur sedang hingga tinggi. Tanah memiliki drainase serta aerasi yang baik. Bahan organik tanah mencukupi serta memiliki PH tanah 5,6 sd 6,5 / netral.

cara menanam bawang merah

Sumber: idntimes.com

  • Sumber air tersedia
  • Jenis tanah Aluvial atau kombinasi tanah aluvial dengan tanah Glei-Humus atau Latosol.
  • Kelembaban nisbi 50% sd 70%

Waktu tanam

Waktu tanam ditentukan berdasarkan ketersediaan air, berdasar musim hujan atau kebutuhan lainnya.

Varietas yang dianjurkan untuk ditanam

Varietas yang dianjurkan untuk ditanam adalah varietas Bima
Brebes, Pikatan, Mentes, Super Philipin dan Pancasona.

Persiapan lahan

  • Pada lahan bekas sawah atau tebu

Jika lahan Anda merupakan bekas sawah padi atau bekas tebu,
silahkan membuat bedengan. Bedengan dengan ukuran lebar 1,2 meter sd 1,5 meter.
Membuat parit dengan kedalaman 50 sd 60 cm. Lebar parit
yang diperlukan 40 sd 50 cm. Arah bedengan adalah arah
timur ke barat. Tanah yang sudah diolah dibiarkan dahulu.
kemudian diolah lagi. Pengolahan tanah dilakukan hingga 2
sd 3 kali hingga gembur.

  • Pada lahan tegalan atau lahan kering

Kita perlu menggemburkan tanah. tanah dicangkul sedalam 30
cm kemudian dibuat bedengan. Untuk lebarnya 1 sd 1,2 meter.
Tinggi bedengan 40 cm. Arahnya juga timur ke barat. Panjang
bedengan tergantung panjang lahan yang tersedia.

Jika lahan PH nya kurang dari 5,6 maka perlu diberi
dolomit. Pemberian dilakukan minimal 2 minggu sebelum
ditanam. Dosisnya 1 sd 1,5 ton per HA untuk setiap
tahunnya. Caranya adalah disebar pada permukaan tanah dan
diaduk dengan rata.

Penanaman

Pemotongan ujung bibit hanya perlu dilakukan jika
pertumbuhan tunas dalam umbi bawang merah baru 80% / belum
siap tanam.

Jumlah bibit

Bibit yang diperlukan adalah 1 sd 1,2 ton untuk 1 hektar.
Untuk ukuran umbi sedang 5 sd 10 gram. Umur umbi 2 sd 3
bulan dari panen.Ciri bibit seperti ini adalah tunasnya
sudah mencapai ujung umbi. Jarak tanam adalah 20 cm X 15
cm.

Baca Juga >  Tips dan Cara Membuat Tanaman Hidroponik dari Botol Bekas

Air untuk tanaman bawang merah sangat diperlukan. terutama
saat menghadapi musim kemarau.

Jika lahan Anda bekas sawah, maka perlu disiran sekali
setiap hari pada pagi atau sore hari. Penyiraman dilakukan
hingga menjelang panen.

Periode kritis tanaman kurang air adalah saat umbi
terbentuk.

Pada musim hujan, penyiraman dibutuhkan untuk membilas
tanah yang menempel di daun bawang merah.

Pada umur 2 minggu setelah tanam, perlu dilakukan
penyiangan. Secara total, 1 kali musim tanam perlu 2 hingga
3 kali penyiangan.

Penyiangan dilakukan sekaligus dengan memperbaiki pinggir
bedengan.

Pemupukan

Pemupukan berbeda untuk jenis lahan berbeda.

  • Cara pemupukan bawang merah di lahan sawah atau tebu

Pupuk dasar: 60 kg KCl/ha dan 300 kg SP-36/ha. 500 kg NPK
mutiara (16:16:16) disebar serta diaduk rata dengan tanah.
Pemupukan dilakukan 7 hari sebelum tanam.

  • Cara pemupukan bawang merah pada lahan kering atau tegalan

Menggunakan pupuk dasar 1-3 hari sebelum tanam : pupuk kandang berupa sapi/kuda (15-20 ton/ha) atau kotoran ayam (5-6 ton/ha) atau kompos (2,5-5 ton/ha) dan pupuk buatan SP-36 (250 kg/ha).

  • Pemupukan susulan

Pemupukan susulan menggunakan Urea 150 sd 200 KG / HA, ZA 300 KG sd 500 KG / HA. Pemupukan dilakukan pada hari 10 sd 15 setelah penanaman. HST. Pada usia tanaman 1 bulan setelah tanam / BST, pwelu pemupukan 1/2 dosis. Bisa juga menggunakan pupuk majemuk NPK dengan perbandingan 16:16:16 sebanyak 600 KG / HA. Pemberian satu kali seminggu dengan cara di cor di sekitar tanaman.

Cara tips pengendalian hama dan penyakit ( utama ) bawang merah

Ulat tanah ( Agrotis Ipsilon )

Pengendalian ulat dilakukan secara manual. Kita perlu mengumpulkan ulat dengan tangan dan menjaga kebersihan area pertanian.

Ulat daun bawang ( Spodoptera exigua )

Ulat ini menggerek daun dan masuk ke dalamnya. Daun menjadi berwarna bercak putih transparan.

Cara menanggulangi ulat daun bawang: dengan menanam serempak dan menggunakan Curacron 50 EC, Diasinon 60 EC atau Bayrusil 35 EC.

Trips ( Trips tabaci Lind )

Menyemprot dengan Curacron 50 EC, Diasinon 60 EC, atau Bayrusil 35 EC. Atau dengan waktu tanam yang diatur.

Serangan ini biasa terjadi pada musim kemarau. Ciri khas yang dapat dilihat: akan terdapat bintik – bintik keputihan pada daun dan akhirnya daun akan mengering.

Baca Juga >  Tips Membeli Tanaman Hias

Penyakit bercak ungu atau trotol (Alternaria porri)

Penyakit ini bisa diketahui dari gejala yang ditimbulkan. Daun yang diserang biasanya daun tua. Gejalanya berupa: ada bercak putih yang sedikit mengendap. Bercak ini kelamaan berwarna ungu berbentuk oval, abu – abu dan ada seperti tepung  berwarna hitam. Serangan penyakit ini biasa terjadi saat musim hujan.

Cara pengendalian penyakit bercak ungu bawang merah: Merotasi tanaman. Tanaman disemprot kembali dengan air setelah kehujanan. Gunanya supaya spora yang menempel di daun berkurang.

Secara kimiawi, penyakit ini bisa dikendalikan dengan penyemprotan fungisida.  Antracol 70 WP, Ditane M-45, Deconil 75 WP, atau Difolatan 4F.

Cara-Terbaik-Tanam-Bawang-Merah-Dengan-Pot

Sumber: sumberplastik.co.id

Panen

Bawang merah dipanen jika sudah terlihat berbagai tanda seperti dibawah:

Lebih dari 80% daun telah rebah

Pangkal daun sudah lemas jika dipegang

Umbi sudah kompak dan terbentuk penuh

Sebagian umbi sudah terlihat dipermukaan tanah

Umbi sudah berwarna merah tua / ungu dan baunya khas bawang merah

Pemrosesan hasil panen

Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk memproses hasil panen bawang merah.

Mengeringkan umbi dengan menjemur dibawah sinar matahari selama 7 hari sd 14 hari.

Pembalikan saat bobot umbi susut 25% sd 40%. kadar air sekitar 80% sd 84%. Atau setiap 2 sd 3 hari.

Kemasan bawang menggunakan karung jala yang ukurannya antara 50 sd 100 KG.

Bibit disimpan dengan diikat dan digantung di rak bambu.

Suhu penyimpanan dijaga 30 sd 33 derajat Celcius. Kelembaban yang diperlukan : 65% sd 70%.

Inilah cara untuk menanam bawang merah. Semoga bermanfaat dan salam sehat serta sukses selalu!.


Anda membutuhkan jasa pembuatan website ? segera saja kontak lawang techno, majukan bisnis anda dengan website, lejitkan omset usaha anda dengan website dan rasakan ledakan profit bisnis anda, harga website sangatlah terjangkau
Harga Jayamix