Cara Budidaya Gurame Cepat Besar

Cara Budidaya Gurame Cepat Besar

Budidaya gurame yang cepat panen. Gurame mahal karena tumbuh besarnya lama sehingga perhitungan pakannya juga banyak.

Ikan gurame termasuk ikan favorit yang disukai masyarakat. Tetapi harganya lumayan tinggi jika dibandingkan ikan nila atau lele. Sebab utamanya adalah waktu panen yang panjang. Ikan ini tumbuhnya lebih lama.

Salah satu rahasianya adalah menggunakan kolam bundar untuk bididaya gurame.

Sudut yang tajam pada kolam kotak biasa membuat ikan terbentur saat bergerak. Jadi bisa melukai. Kolam bulat sebaliknya.

Untuk membuat harga awal murah, kita bisa gunakan kolam terpal.

Begini cara melakukannya.

Cara budidaya ikan gurame cepat besar

Persiapan kolam ikan gurame

Lebih bagus jika terpal kita bersihkan dahulu dengan sabun supaya bahan dan bau kimia yang menempel hilang. Kita bilas dan keringkan minimal 1 hari.

Pilih lahan yang dekat air dan terkena sinar matahari langsung. Ketinggian lahan maksimal 800 meter. Ikan gurami ini adalah ikan dataran rendah.

Pastikan kolam memiliki saluran pembuangan air.

Kolam bulat ini sebenarnya bisa dicari di penjual profesional.

Gurame, juga perlu tempat yang relatif luas. Ini juga salah satu faktor yang membuat harganya menjadi mahal.

Selain kolam budidaya, kita juga perlu kolam karantina. Untuk setiap ternak atau budidaya hewan, pastikan Anda memiliki tempat karantina hewan sakit atau untuk melakukan sortir.

Jika sudah ada kolam sebelumnya, kolam yang ada perlu dikeringkan sekitar 10 hari hingga 2 minggu. Berikan kapur pertanian 200 gram per meter2 dan rendam peralatan dalam larutan kaporit selama 30 menit. Setelah kering, bisa digunakan.

Gunakan air tawar yang bersih dan tidak tercampur bahan kimia.

cara budidaya gumare cepat besar 1

Persiapan benih gurame

Benih dicari dari penjual berpengalaman yang mau menjamin kualitas benihnya. Penjual ini sebaiknya sudah berbisnis minimal 3 tahun. Karena, jika sudah 3 tahun lebih bisnisnya pastinya sudah memberi keuntungan untuk bertahan. Artinya, pelanggan lama kemungkinan besar selalu kembali.

Benih ikan gurame memiliki warna mengkilap, ferakan lincah serta berasal dari ikan dataran rendah seperti habitat aslinya.

Sebisa mungkin, benih gurame berasal dari daerah yang dekat supaya adaptasinya mudah. Selain itu benih juga tidak stress karena perjalanan yang jauh.

Selain itu, ukuran benih ikan seragam.

Ukuran ikan yang tidak seragam akan menimbulkan kesulitan saat makan. Gurame kecil akan kalah saing, tidak dapat makan, tidak bisa tumbuh atau justru bisa mati.

cara budidaya gumare cepat besar

Ketinggian Air budidaya gurame

Biasanya ketinggian air mencapai 70 sd 80 cm. Air sabaiknya diisi setalah kita yakin kolam bersih dan sudah dikeringkan.

Setelah diisi air, kolam perlu dipupuk kandang. Bisa dari sapi atau dari pupuk kandang kambing.

Selain pupuk kandang, bisa juga dipupuk dengan pupuk organik cair. Ukuran pupuknya sekitar 1 kg untuk luas kolam 30 meter persegi.

Suhu dan kadar PH Air untuk budidaya ikan gurame

Suhu ideal untuk ikan gurame adalah 24 hingga 28 derajat Celcius.Ph untuk pemeliharaan ikan gurame antara 6,5 hingga 7,5 atau PH netral.

Jika air terlalu asam, bisa ditambah kapur atau soda kue. Jika air terlalu basa, bahan untuk menetralkannya adalah fosfos dengan ukuran maksimal 0,3 unit per hari.

PH bisa dicek dengan PH meter.

Kandungan oksigen untuk gurame

Ikan gurame meminta kandungan oksigen 5 ppm.

Air harus bersih dan tidak keruh

Gurame adalah ikan yang meminta air yang jernih. Jika keruh, maka bisa mengganggu kesehatan dan gurame bisa mati.

Karena air yang mesti bersih inilah, terkadang pembudidayaan ikan gurame dianggap sulit tidak seperti ikan lele yang airnya boleh agak keruh.

Pakan Gurame

Salah satu hal terpenting dalam suatu budidaya adalah pakan. Pakan adalah makanan untuk tumbuh dan harus bergizi. Tetapi, kita juga perlu membuat harga pakan terjangkau supaya tetap untung.

Gurame butuh 25% protein hewani supaya tumbuh dan juga protein nabati dan 2% enzim komplek. Enzim kompleks ini bisa didapat dari makanan pabrik.

Selain makanan pabrik, kita perlu memberikan makanan sayur seperti daun ubi kayu, daun sente, kangkung hingga azola dan cacing sutra.

Meskipun sudah dirawat dengan baik, gurame juga bisa sakit.

Beberapa jenis penyakit ikan gurame

Bintik putih

Penyakit bintik putih penyebabnya adalah protozoa. Ikan yang sakit akan memiliki bintik putih di badan dan pucat. Penyakit ini menular.

Ikan bisa diobati dengan direndam di air dengan formalin 25 ml untuk setiap m3. Bisa juga suhu air dinaikkan hingga 28 derajat Celcius.

Saat seperti inilah, gurame perlu dipindah ke kolam karantina ( dipisahkan).

Kutu ikan

Kutu ikan menyerang karena kualitas air yang kurang baik. Cara menanganinya adalah merendan gurame di air garam ( kandungan garam 1,25%) selama 15 menit.

Bercak merah

Bercak merah membuat ikan gurame kekurangan oksigen dan suka muncul di permukaan. Tanda lainnya adalah kulit / sisik menjadi gelap dan kasar.

Cara menanganinya adalah merendam gurame di air oxytetracyclin dengan kandungan 205 ppm. Rendam 3 hari penuh. Jika ikan luka, maka sembuhkan dengan olesan obat merah yang dilarutkan dalam 10 ml air.

Jika memiliki indukan, vaksin hydovet bisa kita berikan ke indukannya untuk menekan kematian anak ikannya.

Cara membuat budidaya gurame cepat besar

Yang bisa dilakukan dan cukup terkenal adalah dengan kolam .Cara budidaya dengan biofolk intinya mengubah limbah menjadi flok atau gumpalan yang bisa dikonsumsi ikan. Gumpalan ini mudah diserap sehingga ikan cepat besar badannya. Ini cara budidaya ikan dengan kolam biofolk untuk lele.

cara budidaya gumare cepat besar

Biofolk ini membuat kolam lebih bersih, tidak amis, menghemat makanan dan cepat besar. Selain itu, dengan kombinasi kolam bundar yang dindingnya tidak tajam, kepadatan ikan bisa ditambah.

Ini sedikit cara budidaya ikan gurame supaya cepat besar, semoga bermanfaat.

Leave a Comment

Please disable your adblock for read our content.
Refresh