apa itu-Burung-Blackhtroat

Cara Budidaya Burung Blackthroat

Posted on

Ada beberapa hal yang memerlukan persiapan saat membuadidayakan burung blackthroat. Burung ini harus beradaptasi dengan perubahan suhu, mudah stress di tempat baru serta menurunnya sistem kekebalan tubuh.

Burung ini habitat alaminya ada di hutan di dataran rendah dengan pohon yang lebat. Terkadang, bisa ditemukan di tepi lahan pertanian dan kebun.

Burung blackthroat memiliki beberapa keuntungan jika ditangkarkan. Yang pertama, burung ini bersifat poligami sehingga bisa menghemat jumlah pejantan untuk pengembangbiakannya.

Yang kedua, burung blackthroat adalah burung yang bisa dikawin silang dengan burung lainnya yang kekerabatannya masih dekat. Beberapa contoh burung yang masih bisa dikawin silangkan adalah burung finch dan burung mozambik.

Harga-Burung-Blackhtroat

  • Memilih indukan

Untuk menghasilkan keturunan yang baik, indukan harus baik juga. Beberapa ciri indukan yang baik:

  1. Sehat tanpa cacat fisik serta bulu mulus.
  2. sorot mata tajam tidak lesu.
  3. Lincah dan aktif.
  4. Usia minimal 1 tahun. Burung blackthroat usia 6 sd 8 bulan sebenarnya bisa dikawinkan. Tetapi yang tingkat keberhasilannya baik yang umurnya 1 tahun lebih.
  • Budidaya burung blackthroat di kandang besar ( secara kolektif )

Kandang yang ada diluar rumah harus terlindung oleh panas dan hujan. Selain itu, kandang juga mesti terlindung dari kotoran burung liar karena kotorannya membawa infeksi bakteri atau virus. Selain itu, burung liar juga bisa membawa tungau.

Harga-Burung-Blackhtroat 1

  • Budidaya burung blackthroat di kandang kecil

Jika budidaya dilakukan skala rumahan, Maka lokasi kandang harus terang. Siang hari harus cukup terang dan panjang. Meskipun kecil, ada luas kandang ,minimum yang baik bagi mereka. Ukuran kandang adalah 24 X 16 X 16 inchi ( 1 inchi = 2,54 cm ). Aksesoris yang diperlukan sama dengan kandang burung lain seperti tempat bertengger, tempat makan, koran di dasar kandang dsb.

  • Proses reproduksi burung blackthroat

Burung yang telah dewasa dan akan dibiakkan perlu dimasukkan kandang khusus. Bulan musim kawin biasanya pada minggu kedua bulan maret. Burung ini akan mulai membangun sarang. Kita bisa menyediakan bahan sarang atau membiarkan mereka bertelur di kandang secara terbuka. Yang jelas, pertimbangan kita adalah keamanan telur dan anak burung yang masih kecil.

Burung blackthroat tetap bisa berkembangbiak di sarang tertutup tanpa sarang terbuka.

Saat awal musim kawin, betina akan menggoda. Telur burung ini ditandai dengan warna kehijauan atau biru. Setelah masa inkubasi telur, burung akan menetas dan bergantung penuh pada induknya selama beberapa hari. Setelah 4 hari, makanan bisa didapatkan dari telur.

Untuk hari – hari pertama, makanan yang tidak bisa diberikan adalah dalam bentuk biji. Makanan blackthroat di pasar bisa diberikan ditambah telur rebus dan kulit telur untuk kalsium. Makanan ini bisa dicampur dengan roti gandum atau wortel parut. Untuk telur rebusnya, rebus selama minimal 12 sd 14 menit supaya penyakit tidak ikut terbawa ke blackthroat.

  • Beberapa masalah pembiakan blackthroat

  1. Kerontokan bulu.
  2. Anak blackthroat tidak bisa tumbuh bahkan mati.

Kerontokan bulu bisa terjadi jika kandang sangat padat dan kurang ruang bergerak. Bahkan, secara khusus ada burung dewasa yang memang membuang bulu – bulunya. Jadi, jika tempatnya padat perilaku ini bisa menular ke burung lainnya.

Induk betina blackthroat bertelur satu buah sehari hingga selesai bertelur. Hasilnya adalah telur menetas tidak bersamaan. Anak blackthroat terkecil akan kalah bersaing dengan yang lebih tua dalam memperebutkan makanan.

Solusinya adalah setiap bertelur dan ditempatkan telurnya, telurnya diambil dari sarang. Jika sudah selesai maka diinkubasi bersamaan sehingga menetas bersamaan juga.

cara-Perawatan-Blackthroat

  • Makanan Blackthroat

Makanan favorit blackthroat adalah biji – bijian dan makanan hijau. Misal mentimun. Makanan hidup, bibit tumbuh serta makanan lunak.

  • Kebiasaan Burung Blackthroat

Menjelang musim kawin, pejantan akan aktif menarik perhatian betina. mereka akan membangun sarang di semak kecil, pepohonan dan di ujung hutan. Ketinggian sarang bervariasi dari tanah.

Saat musim kawin, blackthroat berpasangan tetapi berpisah setelah musim kawin selesai. Selanjutnya, mereka berkelompok dengan kawanan besar untuk mencari makan. Makanan mereka berupa biji rumput atau gulma. Tetapi saat musim kawin menjadi pemakan serangga.

Burung blackthroat suka mandi dan kita disarankan menyediakan pemandian burung atau memandikannya secara teratur.

Burung blackthroat bisa ditempatkan bersama burung lain secara umum. Tetapi memang cenderung agresif dengan burung yang warna bulunya serupa. Selain itu pejantan sebaiknya dipisahkan karena agresif.

Jika kandang kita berada di luar ruangan, pastikan kondisi “iklim” dalam kandang sedang – sedang saja. Artinya tidak terlalu panas serta bersih dan berventilasi baik.

Demikianlah cara budidaya pengembangbiakan burung blackthroat. Semoga bermanfaat.

Cari :

5/5 (1)

Please rate this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *