Cara Budidaya Ayam Kate Mudah dan Praktis

Cara Budidaya Ayam Kate Mudah dan Praktis

Bagi Anda yang ingin beternak ayam kate, ini adalah panduan lengkap untuk cara budidaya ayam kate mudah dan praktis.

Ayam kate memiliki ukuran setengah hingga 3/4 ukuran ayam biasa. Ukuran ini cukup kecil  dan tidak mudah membuat halaman belakang menjadi sumpek. Jika kita memelihara ayam kate ini, maka kerapihan halaman masih lebih mudah terjaga dibandingkan jika memelihara ayam normal.

Selain ukurannya yang relatif kecil, ayam ini masih memberikan telur kepada kita. Jumlahnya bisa mencapai 5 butir dalam 1 minggu.

Untuk pemeliharaan, ayam kate juga mudah dipelihara. Untuk makanan serta hal lainnya juga mirip. Kecuali tentunya, jumlah makanan yang lebih sedikit.

Cara budidaya ayam kate mudah dan praktis

Beberapa hal yang harus disiapkan saat budidaya ayam kate

  • Kandang

Kandang harus kokoh serta mampu menampung kawanan ayam secara mencukupi. Jangan terlalu sesak dan sebaiknya menggunakan dinding anyaman kawat yang kuat. Ayaman kawat ini gunanya supaya ayam tidak diganggu predator jika ada. Serta memastikan lebih aman saja.

Untuk ayam, kandang perlu fasilitas untuk bertengger, bermain dan sebagainya. Untuk ventilasinya, harus baik sehingga ayam nyaman berada di kandang baik saat musim dingin ataupun musim panas.

  • Keamanan

Seperti dibahas didepan, ayam membutuhkan kandang yang kokoh sehingga tidak diterobos oleh anjing.

  • Makanan

Nutrisi serta jenis pakan ayam bantam sama saja dengan jenis ayam lainnya. Yang berbeda adalah kita lebih irit karena jumlahnya sedikit.  Ayam ini juga hanya makan jika merasa lapar. Jadi kita tidak perlu khawatir akan memberikan makan secara berlebihan.

Secara umum, pelet ayam adalah makanan yang baik. Tetapi, semua yang dimakan ayam lain seperti jagung dan sayuran juga dimakan oleh ayam kate.

Selain pelet unggas yang bagus, ayam kate juga butuh makanan manusia seperti buah – buahan dan sayur. Stroberi, semangka, bayam dan lain – lain baik untuk ayam.

Selain itu, roti dan telur juga merupakan makanan yang baik. Ayam kate juga membutuhkan kalsium supaya bisa bertelur dengan baik. Untuk telurnya, sekitar 4 – 5 per minggu. Tetapi saat moulting ayam tidak bertelur. Moulting adalah saat ayam mengganti bulu – bulunya.

Untuk ukuran telurnya, mungkin 2 atau 3 telur ayam kate setara dengan 1 telur ayam biasa.

  • Penyakit ayam kate dan penanganannya

Ayam bisa terkena penyakit karena makanan atau kandang yang tidak bersih.

Over feeding atau kelebihan makanan.

Jangan memberikan makan ayam terlalu berlebihan. Ayam bisa mati karenanya.

  • Pip (Infectious Coryza) pada Ayam

Penyakit yang juga dikenal sebagai infeksi coryza ini menyerang pencernaan. Tanda yang terlihat adalah lidah ayam mengental sehingga sulit bernafas. Ayam menjadi seperti tersedak dan bulunya menjadi acak – acakan. Kemudian mati.

  • Peradangan paru -paru pada ayam

Ayam harus dijaga hangat serta airnya harus tetap bersih. Penyakit ini menyebabkan perubahan pada bulu dan akan terjadi “moulting.”

  • Perawatan anak ayam kate

Bak plastik tempat anak ayam perlu diisi kertas 1 inchi supaya tidak licin. Ayam termasuk rentan terpeleset jika lantai yang ada licin.

Air minum perlu diganti bersih setiap hari. Jika wadah berlendir atau kotor, perlu dicuci dengan air panas dan sabun untuk cuci piring. Jangan pernah menggunakan pemutih pada bahan plastik karena merusak.

Karton atau pengumpan telur diisi sengan umpan starter dari toko. Pakan ini harus bagus dengan kandungan protein 18 sd 22 persen.

Untuk anak ayam, pakan starter dari toko ini lebih menguntungkan untuk pertumbuhan.

Gunakan lampu pemanas di dalam kotak. Kita harus mengatur jaraknya dengan lantai supaya suhu lantai sekitar 32 derajat Celcius.

Ayam bantams tidak cocok dengan perubahan suhu mendadak. Selain pemanas, pastikan ada ventilasi diatas penutup kandang.

Atur kandang supaya tidak terlalu penuh. Anak ayam harus mudah bergerak tanpa berdesakan. Selain itu, anak ayam juga harus bisa memilih tempat yang suhunya tinggi atau bersuhu rendah.

Tempat pakan di satu sisi dengan tempat lampu disisi lainnya. Ini supaya ruang tidak terlalu ramai.

Perhatikan anak ayam. Jika mereka meringkuk dibawah lampu, artinya mereka kedinginan.

Tetapi, jika mereka menyebar dengan sayap menggantung dan terengah – engah, ayam kepanasan.

Pakan dan air mesti tersedia 24 jam. Kotoran mesti dibersihkan 1 kali sehari. Jika ada darah di kotoran, beri obat “Coccidiosis” dengan obat sulfa terlarut yang bisa didapat di toko pakan lokal.

  • Perawatan ayam kate dewasa

Saat ayam sudah berbulu dan besar, pindahkan ke kandang pemeliharaan. Setiap ayam mendapatkan area sekitar 2 kaki perswegi serta area ukotak untuk bertengger dan bersarang.

  • Di lantai kandang kita tempatkan feeder dan 2 atau 3 inchi sedotan. Gunakan pakan pakan berlapis 16 hingga 18 persen protein. Tempat pakan ini harus mudah diakses oleh semua ayam dalam kandang.
  • Periksa jika ada ayam sakit setiap hari. Sampah kandang dibuang dan makanan serta air segar diberikan setiap hari.
  • Ayam perlu diperiksa jika ada lendir di mata, hidung atau mulut. Ini adalah tanda infeksi pernafasan. Jika ada penyakit, obati selama 1 minggu.
  • Jika ayam memiliki kotoran brbeda atau terganggu neurologisnya, maka perlu diobati.
  • Yang ideal, kita perlu kandang karantina untuk ayam yang sakit.

Inilah sedikit tulisan mengenai cara budidaya ayam kate, semoga bermanfaat.

Leave a Comment

Please disable your adblock for read our content.
Refresh