Budidaya Melon

Posted on

Musim tanam melon biasanya saat kemarau. Namun bagi Mujiono setiap saat bisa bertanam melon. “Bertanam melon tak mengenal musim. Sepanjang tahun bisa, sekitar 3 4 kali tanam. Musim hujan maupun musim kel marun berpengaruh terhadap hasil panen. Hasil panen mk bisa dianalisa secara pasti, karena hitungan bisnis melon mk mesti 1+1=2, tapi bisa 0, bisa 5 bahkan 10,” terang suami dari Sumarsita ini.

Budidaya satu kotak melon (3.000 batang) memerluklm pupuk dasar Sp36 1 kg, KCl 50 kg, ZA 50 kg, dan pupuk organik 2-4 kuintal. “Pupuk organik atau pupuk hijau mengandung tricordurna. Pupuk ini sebagai pengendali layu. Setelah 10 hari dari penanaman, kita beri pupuk tambahan Nutridas. Satu kali pemupukan dosisnya 20 kg/ 600 liter air,” tambah Mujiono.

Satu kotak melon (3.000 batang) rata-rata menghasilkan 7 ton pada musim panas. Kalau musim penghujan ‘ 5 ton. Harga jual melon biasa Rp. 3.500,per kg, melon merah atau Elegan Rp. 4.000,per kg, dan melon Kinanti Rp. 5.000; per kg. “Itu harga di petani. Kalau sudah di lapak Kramatjati, harganya mencapai Rp. 6.000,/ kg untuk jenis biasa, Elegan menjadi Rp. 7.000,-. Untuk Kinanti lebih mahal lagi,” terang Mujiono.

Biaya perawatan per batang melon Rp. 3.000,-. Total biaya per petak (3.000 batang) Rp. 9.000.000,-. Jika yang ditanam melon biasa jenis Star maka hasil panen mtaKata 6 ton = 6000 kg x Rp. 3.500, = Rp. 21.000.0(0. Pendapatan kotor Rp. 12.000.000,-. Melon merah Elegant, pendapatannya Rp. 15.000.000,-. Melon Kimm ti penghasilannya Rp. 21 juta per dua bulan. No ratings yet.

Please rate this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *