Ayam Cemani Meat – Bagaimana Rasa Ayam Cemani Jika Dimasak?

Ayam Cemani Meat – Bagaimana Rasa Ayam Cemani Jika Dimasak?

Ayam cemani meat kini menjadi kuliner yang banyak dicari orang berduit. Di Amerika, ada peternak yang mengimpor dan membudidayakan ayam ini. Ia kemudian menjual ayam ini seharga $2500 per ekor dan $4.999 untuk pasangan ayam cemani muda.

Lalu bagaimana rasanya daging ayam cemani ini jika dimasak?

Menurut mereka yang pernah memakannya, rasanya enak dan seperti ayam lainnya. Tetapi, yang membedakan adalah kelangkaan ayam jenis ini serta warna dagingnya,.

Ayam ini memiliki warna daging hitam seperti bulunya yang hitam dari ujung ke ujung. Hati ayam juga hitam dan tulangnya juga hitam

Yang tidak hitam hanya ada 3 yaitu lidah ayam, darah serta telurnya.

Untuk lidah, warnanya coklat tetapi, bisa juga warnanya hitam.

Untuk warna telur cemani, warnanya mirip telur ayam kampung yang agak kuning atau kecoklatan.

Lalu bagaimana dengan kuning telur ayam cemani? apakah hitam juga?

Jawabannya ternyata tidak. kuning telur ayam cemani warnanya sama dengan warna telur ayam kampung.

Mengapa ayam cemani mahal?

Yang jelas karena jarang dibudidayakan. Mengapa jarang dibudidayakan? Saya kurang tahu tetapi mungkin karena ada keyakinan bahwa ayam ini pembawa keberuntungan dan bukan untuk dimakan.

Sebagian lagi menganggap ayam ini hanyalah ayam koleksi dan untuk dekorasi. memelihara ayam ini bukan untuk dimakan dagingnya. Tentunya, anggapan ini muncul karena ayam cemani ini dibeli dan dimaksudkan untuk mendapatkan keberuntungan yang akhirnya tidak dimakan.

Agak berbeda dengan di Amerika, ada peternak yang mengatakan bahwa ia adalah satu – satunya yang berhasil mengimpor jenis cemani ini asli. Ia menjual ayam cemani ini dengan harga hingga $2500 dan berniat mengundang chef profesional untuk memasaknya. Tetapi, hanya sebagian chef tersebut tertarik dengan memasak ayam cemani tersebut.

Itu karena harganya mahal sekali. Di Amerika, uang $2500 itu pada tahun 2019 ini bisa mendapatkan mobil tahun 90 an.

Jika harganya bisa wajar, mereka mengatakan bahwa maka ayam ini mungkin akan mulai terlihat di restoran – restoran lokal disana.

Sekarang, mungkin kita bisa berharap melihat ayam cemani disajikan di restoran beberapa tahun lagi.  Selain itu, telurnya juga akan ada yang memasaknya juga.

ayam cemani meat

Bagaimana? apakah daging ayam hitam ini menarik atau tidak?

Ya, itu terserah Anda untuk menjawabnya.

Ayam cemani asalnya dari Temanggung Jawa Tengah tetapi sudah menyebar kemana – mana. Warna hitam ini disebabkan kesalahan genetik tetapi ayamnya sendiri tidak terganggu.

Ayam ini mengandung banyak kandungan gizi seperti antioxidan. Dagingnya mengandung Carnosine lebih banyak daripada daging ayam biasa.

Daging ayam cemani juga mengandung vitamin A yang cukup banyak sehingga mampu membantu melindungi penglihatan.

Ayam cemani adalah sumber zat besi. Zat besi bisa membantu melindungi dari anemia serta kelelahan kronis.

Selain itu, dagingnya adalah sumber fosfor yang banyak. Salah satu dari banyak manfaat fospor adalah untuk membentuk tulang yang keras dan metabolisme yang baik.

Kalsium yang terkandung di daging juga banyak. Dan, kalsium juga diketahui bermanfaat untuk membentuk tulang yang kuat dan tulang yang padat.

Sebagai sumber asam amino. Fungsinya adalah untuk membentuk otot dan dan mempertahankan kelenturan saluran darah.

Kemudian, zat besi beserta mineral lain bermanfaat untuk mengurangi darah yang mengental. Jadi bisa membantu kesehatan jantung.

Yang jelas, daging ayam cemani adalah sumber protein yang rendah kolesterol. Agak berbeda dibanding ayam biasa, ayam cemani ini lebih sedikit kolesterolnya dan lebih sehat.

ayam cemani meat

Ayam cemani barangkali dahulu dikenal sebagai sarana untuk memperoleh keberuntungan oleh kalangan tertentu. Tetapi, saat ini mulai ada orang yang mengonsumsinya. Di China, Vietnam dan beberapa negara lain makanan ayam cemani meat adalah makanan premium. Di Indonesia, mungkin penikmatnya baru sedikit.

Tetapi, bukan  berarti ayam ini tidak layak dibudidayakan. Suatu hari, pastilah ada yang berminat untuk membudidayakannya secara lebih massal daripada saat ini. 5/5 (2)

Please rate this

Leave a Comment

Please disable your adblock for read our content.
Refresh