Apa itu Ayam Joper dan Cara Beternak Ayam Joper

Apa itu Ayam Joper dan Cara Beternak Ayam Joper

Ayam joper adalah campuran ayam kampung dengan ayam petelur ( broiler). Ayam ini enak dagingnya dan sekaligus cepat tumbuh dan tumbuh besar.

2 keunggulan ini masih ditambah kenyataan bahwa ayam kampung menurunkan daya tahan tubuh yang baik terhadap penyakit. Jadi, ayam joper mewarisi sifat – sifat baik kedua indukannya. Ayam ini harganya stabil tinggi dan menguntungkan saat diternakkan.

Oh ya, kata joper sendiri merupakan singkatan dari “jawa super” dan sebutan lainnya adalah ayam kampung super, ayam kamper dan sebagainya.

Beternak ayam joper, secara prinsip mirip dengan beternak ayam lainnya.

Cara beternak ayam joper

Beberapa hal yang perlu dipersiapkan untuk beternak ayam joper.

  • Kandang dan peralatan

– Kandang pemeliharaan serta kandang isolasi. Kandang isolasi dibuat jauh dari kandang pemeliharaan. Kandang ini penting untuk mengisolali ayam sakit atau yang tumbuh kurang normal supaya tidak menjadi sasaran kanibalisme ayam lainnya.

– Pemanas. Setiap 100 ekor anak ayam DOC membutuhkan satu bohlam 60 sd 100 watt untuk pemanasan.

Jika DOC ayam lebih dari 300, lebih baik pemanas menggunakan pemanas LPG karena lebih efisien.

cara beternak ayam joper untuk pemula

– Tempat pakan dan minum. Tempat pakan serta tempat minum ayam  diusahakan menggunakan yang ukuran kecil tetapi jumlahnya banyak. Jika jumlahnya sedikit, ayam akan berebut dan pakannya tidak merata.

Untuk ayam yang masih kecil, tempat minumnya jangan dimasuki ayam. Caranya diberi kerikil atau batu – batu kecil. Jika mereka masuk ke tempat minum, maka bisa menimbulkan dan menularkan virus serta penyakit. Atau, minimal kedinginan.

– Ukuran kandang. Untuk fase grower, ukuran kandang 1 meter kali 1 meter cukup untuk 100 ekor. Jika sudah tumbuh, bisa dipindahkan ke kandang ukuran lebih besar.

Untuk anak ayam joper umur 2 bulan, 1 meter persegi kandang cukup diisi 9 sd 10 ekor ayam.

– Lantai kandang. Pada fase breeding, Lantai kandang yang bersih disa didapat dengan penyerap kotoran. Kita menggunakan sekam yang dicampur dengan pasir untuk penyerap kotoran. Dan, kita juga menggunakan kertas koran untuk lantai yang paling bawah.

Pada saat ayam sudah besar, lantai kandang yang lebih besar dibuat dengan menggunakan sekam serta pasir yang lebih tebal.

  • Memilih bibit ayam joper unggul

Bibit ayam yang unggul menyumbang 40% tingkat keberhasilan beternak. Karena anak ayam yang baik tentunya lebih tahan penyakit serta berpotensi tumbuh lebih baik.

  • Pakan ayam joper

Ada 2 pertanyaan utama soal pakan. Apa jenis pakan ayam joper dan berapa banyak pakannya hingga panen?.

Secara umum, pakan ayam joper lebih mirip ayam broiler.

Ayam ini tumbuhnya memiliki fase tersendiri berupa: fase starter, fase pembesaran dan fase finisher. Untuk setiap fase, makanannya berbeda.

Fase starter ayam bisa diberi makan berupa pakan starter seperti 511.

Fase pembesaran perlu pakan pembesaran.

Untuk jumlah pakannya, butuh pakan sekitar 2 kwintal untuk 100 ayam joper hingga berumur 60 hari.

  • Persiapan sebelum DOC datang

Saat sebelum DOC datang, kita pastikan bahwa pemanas, tempat pakan, minum dan lantai sudah siap. Jika sudah, maka kandang bisa diisi DOC.

Jika ayam baru datang, air minumnya adalah air gula merah. Gunanya supaya tenaga ayam pulih kembali. Ai gula ini diberikan 1/2 sd 1 jam dan satu kali ini saja. Setelah itu, baru gunakan pakan dan minum biasa.

cara beternak ayam joper kamper

  • Fase Breeding

Ini adalah fase saat umur ayam 1 sd 10 hari. Pada masa ini, manjakan ayam karena menetukan pertumbuhan selanjutnya. Jika perlakuan kita tidak baik, maka ayam rentan mati atau tidak tumbuh maksimal.

Pemanas pada fase ini sangat penting. Pemanas harus mencukupi. Jika jumlah ayam diatas 300, maka lebih baik kita menggunakan kompor.

Kemudian, alat pemanas ini harus menyala selama 10 hari tersebut.

  • Masa pembesaran

Ini adalah masa ayam sudah bisa dilepas di kandang liter / kandang umbaran.

Untuk perawatan ayam, yang penting adalah menjaga kebersihan kandang, mengganti minum setiap hari serta menjaga suhu yang nyaman.

Jika ada ayam sakit, pindahkan segera ke kandang isolasi. Jika sakitnya snot atau pilek yang bisa menular melalui air minum, maka ganti segera air minumnya.

  • Pemanenan

Ayam joper biasanya dipanen saat umurnya 60 sd 75 hari. Hal ini tergantung perawatan kita serta hasil panen yang diinginkan.

Jika sudah siap panen, kita harus menghubungi penjual ayam beberapa hari sebelumnya. Ini karena jika telat panen kita akan keluar uang untuk pakan lagi.

Inilah sedikit tulisan mengenai cara beternak ayam joper, semoga bermanfaat.

Cari :

Leave a Comment

Please disable your adblock for read our content.
Refresh