durian montong

Durian Musangking vs durihitam vs bawor

Musangking vs durihitam vs bawor Mana yang lebih unggul??

1. Musangking

– siraja kunyit ini sangat adaptif dan sangat genjah, dengan karakter pohon kurang dari 4 meter bisa berbuah dengan baik. Daging manis berwarna kuning dan creamy terlihat kering namun lembut dan basah lumer ketika digigit serta biji gepeng membuat daging makin puas masuk ke mulut. Di negeri Jiran ukuran buahnya bisa tembus angka 3kg per butir namun di Indonesia hanya 1,5 sd 2,5kg saja tapi sayang jenis ini hanya kuat 24jam setelah matang buahnya akan pecah..

2. Durihitam

Daging tebal tapi Biji kecil tapi bukan kempet.. selain karakter daging hampir sama dengan Musangking namun ada sensasi kenikmatan berbeda ketika dagingnya masuk ke mulut,m manis ,legit, nikmat, wangi dan lembut sangat memanjakan penikmat durian memiliki keunggulan buahnya bisa tahan sampai 3 hari tidak pecah setelah matang jadi cocok untuk bisnis selling. Hanya saja jenis ini masih kalah adaptif dengan Musangking.

3. Bawor

Si durian kromo atau Montong orange ini sudah banyak di kembangkan di Indonesia ,di Thailand disebut Chanee..
Selain size buahnya jumbo dengan daging warna orange berbiji dominan gepeng,jenis ini juga sangat adaptif di Indonesia di dataran rendah dan tinggi, dengan karakter pohon rata rata kerdil dan buahnya jumbo maka sangat indah jika di kebunkan secara masal untuk bisnis agrowisata..selain pemasaran nya mudah jenis ini jelas unggul karena kualitas buahnya. Satu butir bisa mengenyangkan 2 sd 3 orang. Soal rasa bisa cicip sendiri setelah tanam hehe

Cari :

Lalat Buah Tanaman Cabai dan Cara Mengendalikannya

Cara pengendalian lalat buah yang menyerang tanaman cabai dan paprika. Cara pembasmian hama yang ramah lingkungan dan tidak menggunakan bahan kimia sintetik. Selain itu, menggunakan teknik yang efektif, efisien serta mudah diterapkan oleh para petani di lapangan.

Ada beberapa cara pengendalian hama lalat buah yang bisa kita lakukan. Dan, juga sekaligus lebih ramah lingkungan karena tanpa pestisida kimia. Tambahan lagi, cara ini juga membuat cabai lebih sehat untuk dikonsumsi bagi para konsumen.

Cara pengendalian hama ini disebut sebagai Kultur Teknis, Fisik / Mekanik, Biologi dan juga Kimiawi.

Pengendalian hama secara Kultur Teknis

Ada beberapa cara yang biasa dikerjakan:

  • Sanitasi Lahan

Sanitasi lahan ini memang tujuannya bisa memutus rantai perkembangan kehidupan lalat buah. Juga hama lainnya. Sanitasi yang kita lakukan adalah mengumpulkan buah busuk dan rontok. Buah – buah seperti ini biasanya karena ada gangguan termasuk oleh lalat buah.

hama lalat buah

Sumber: AbahTani.com

Buah – buah tadi kemudian kita bakar dan musnahkan. Selain dibakar, bisa juga kita masukkan dalam tanah. Selain membersihkan buah yang rusak, sampah di sekeliling tanaman juga harus dibersihkan. Intinya, supaya hama yang mungkin ada disana ikut hilang.

Untuk lubang di tanah, kita buat dengan ukuran. 1 X 0,5 meter atau 1 X 1 meter. Lubang ini bisa untuk memendam atau juga membakar di dalamnya.

Untuk larva yang ada di dalam tanah, kita harus memastikan bahwa larva tidak mungkin berkembang menjadi pupa. Caranya adalah dengan membalik tanah di sekitar tanaman.

  • Perangkap Lem Kuning / Lem Tikus Bening

Kita juga bisa menggunakan lem untuk menangkap lalat buah. Lem ini perlu kita campur sedikit dengan metyl eugenol. Senyawa metyl eugenol ini adalah attraktan yang bisa menarik serangga terutama lalat buah.

  • Pengasapan

Pembakaran bisa dilakukan dengan membakar sampah kering. Tetapi, bagian atas kita tutup dengan sampah organik yang masih basah. Cara ini akan menghasilkan asap yang banyak. selain itu, daun basah juga tidak terbakar dengan cepat. Artinya, asap bisa menjangkau lahan yang cukup luas dan mengusir lalat buah.

  • Pemasangan Mulsa Plastik

Mulsa plastik ini tentu kita tempatkan diatas tanah. mulsa ini bisa menekan jumlah larva yang berkembang menjadi pupa. Pada akhirnya, bisa mengurangi populasi lalat buah dewasa dan serangga lainnya.

  • Pengendalian secara fisik / mekanis

Pengendalian ini menggunakan perangkap metyl eugenol juga. Tetapi, cara menggunakannya adalah dengan digantung di perangkap lalat buah jantan. Bahannya terbuat dari bekas botol air mineral. Pada dasar botol kita beri sedikit air. Lalat buah akan matu terendam air.

Untuk pemasangan, kita pasang perangkap di luar lahan penanaman cabai. karena lalat juga tidak berkumpul di tengah pertamanan.

  • Pengendalian secara biologi

Untuk pengendalian ini, ada 2 cara yang bisa dilakukan. Yang pertama adalah cara yang bisa dilakukan sendiri. Yang satu lagi, perlu ahli untuk mendukungnya.

  • Lalat jantan mandul

Melepaskan lalat buah jantan yang mandul bisa menjadi solusi untuk menekan jumlah allat buah. Telur hasil perkawinan lalat ini menjadi steril dan tidak bisa berkembang. Cara ini sudah berhasil diterapkan di Jepang. Tetapi, menghasilkan lalat jantan mandul memang harus dilakukan oleh ahli.

  • Menggunakan musuh alami lalat buah

Kita bisa memanfaatkan predator, patogen atau musuh alami lalat buah.

Cara pengendalian hama lalat buah secara kimia

Nah, jika memang lalat buah dan larvanya sudah banyak, maka perlu menggunakan insektisida kimia. Bagaimanapun juga, cara ini adalah cara yang cepat untuk membunuh lalat buah. Kita tinggal menyemprotkan saja. Tetapi, memang akibatnya bisa membuat cabai terkontaminasi pestisida. Jadi, jika membeli cabai, sebaiknya kita mencucinya dengan bersih sebelum dikonsumsi.

Kita perlu menggunakan insektisida dengan bahan aktif sipermetrin, profenofos, klorpinfos, kartophidroklorida,  metomil, deltametrin, atau dimehipo. Untuk dosisnya, kita menggunakan sesuai petunjuk yang ada di kemasan amsing – amsing.

Lalat buah memang merupakan hama yang mengganggu bagi cabai. Cabai hijau, rawit, paprika dan juga cabai keriting adalah komoditi pertanian yang menguntungkan. Harga cabai sering menjadi tinggi. hal ini tentu bisa memberi keuntungan tersendiri.

Tetapi, cabai juga memiliki masalah hama serta penyakit. Penyakit busuk buah serta rontok adalah salah satu yang sulit diatasi. Busuk buah ini, bisa karena akibat lalat buah.

Inilah sedikit artikel tentang cara menanggulangi lalat buah pada tanaman cabai. Semoga bermanfaat dan salam sehat dan sukses selalu!.

cara menanam tanam nanas dirumah

Tips Cara Menanam Pohon Nanas yang Berbuah Besar

Tips tentang cara menanam pohon buah nanas supaya hasilnya besar dengan mudah. Bisa dilakukan di lahan ataupun di rumah sendiri dengan cara sederhana.

Kondisi alami penanaman nanas

  • Tanaman dataran tinggi

Pohon nanas adalah tanaman khas dataran tinggi. Di Indonesia yang terkenal sebagai sentra buah nanas salah satunya adalah kota Kediri. Di kota ini, terutama di kaki Gunung Kelud, tanaman nanas menjadi tanaman primadona dan juga menjadi kebanggaan masyarakat. Ada patung buah nanas besar di kota ini yang menunjukkan bahwa buah yang manis dengan sedikit asam ini menjadi buah andalan para petani disana.

Oh ya, Anda tahu bahwa buah dataran tinggi memiliki rasa manis dengan sedikit asam? Ya, seperti strawbery, jeruk, buah naga dan nanas tentunya.

Bagi kita yang tidak tinggal di kaki gunung, jangan khawatir. Tanaman nanas tetap tumbuh di dataran rendah. Hanya saja memang kualitasnya tidak sebaik yang tumbuh di dataran tinggi. Selain itu, ukurannya lebih kecil dan lebih bulat.

Jadi, nanas tetap bisa ditanam di halaman kita.

  • Iklim

Tanaman nanas suka dengan iklim tropis. Jadi tanaman ini memang primadona di negara kita hingga menjadi favorit juga di Thailand.

cara menanam tanam nanas dirumah

  • Kondisi tanah ideal untuk pohon nanas

Tanah yang ideal untuk menanam nanas tentunya tanah yang gembur dan subur. Tanah lebu berpasir cocok untuk menanam nanas. Jika mau yang mirip aslinya, bisa menggunakan tanah vulkanik untuk menanam nanas.

Untuk PH tanahnya, pohon nanas menyukai PH tanah antara 5,7 hingga 7. Selain itu, tanah juga perlu sifat drainase yang baik.

cara tanam nanas

  • Sinar matahari

Pohon nanas butuh sinar matahari hingga 9 jam sehari. Jadi sangat perlu sinar matahari secara langsung.

  • Suhu udara untuk budidaya nanas

Suhu udara untuk menanam nanas perlu antara 23 hingga 32 derajat celcius.

  • Curah hujan

Nanas tidak perlu hujan yang banyak. Jadi jangan ditanam saat musim hujan karena bisa membusuk pohonnya.

Jika dirangkum, maka ada beberapa poin:

Kondisi ideal menanam / budidaya buah nanas

  1. Area dataran tinggi, tetapi bisa juga dataran rendah
  2. Iklim tropis,
  3. Lahan tanahnya yang gembur, subur dan berasal dari tanah lebuh atau bisa juga tanah vulkanik
  4. Lahan terkena sinar matahari langsung kira – kira sampai 9 jam sehari.
  5. Suhu lingkungan adalah 23 hingga 32 derajat celcius.
  6. TPH tanah 5,7 hingga 7
  7. Drainase tanah baik
  8. Curah hujan mencukupi dan tidak terlalu banyak.

Sekarang, bagi yang ingin menanam nanas, ada beberapa teknik supaya pohon nanas tumbuh dengan baik.

Yang pertama adalah berdoa.

Yang kedua adalah seperti dibawah ini:

Pemilihan bibit nanas

Memilih bibit nanas sangat penting. Bibit inilah yang nantinya akan tumbuh menjadi nanas yang besar. Jika untuk keperluan komersial, maka bibit yang baik menentukan harga akhir nanas kita.

cara budidaya buah nanas

Ada beberapa cara mendapatkan bibit nanas

  • Bibit nanas hasil anakan

Untuk anakan nanas, indukannya dipilih yang bentuk buahnya bagus dan terhitung berat.

  • Bibit nanas vegetatif

Cara menanam nanas dengan vegetatif adalah mengambil tunas buah, mahkota buah, tunas batang hingga tunas akar dan stek batang.

Tetapi, cara vegetatif dengan tunas batang jarang dilakukan petani karena pertumbuhannya lama.

  • Bibit nanas generatif

Budidaya nanas dengan generatif memerlukan biji dari buah nanas yang berkualitas. Sebagai salah satu cirinya, buah nanas sehat adalah yang daunnya tebal.

cara menanam tanam nanas komersial hasil besar

Tips cara persiapan lahan budidaya nanas

Kita bisa menggunakan tanah tegalan yang sudah digemburkan. Jika sudah gembur, silahkan menaburkan pupuk kandang atau bokashi untuk lahan ukuran 1 hektar.

Kita juga perlu membuat bedengan supaya nanas tidak terendam air. Lebar bedengan sekitar 80 sd 110 cm untuk 1 tanaman dan ketinggiannya 30 cm. Kemudian, bibit kita tanam pada jarak 100 cm..

Rangkuman:

Cara persiapan lahan menanam nanas

  1. Tanah digemburkan.
  2. Beri pupuk kandang 10 ton per hektar.
  3. Membuat bedengan dengan ukuran lebar 80 sd 100 cm dan tinggi 30 cm.
  4. Jarak tanam 100 cm.

Proses menanam nanas

  1. Membuat lubang tanam
  2. Memasukkan benih nanas
  3. Tutup lubang penanaman
  4. Menyiram

Proses untuk menanam nanas adalah:

  • Membuat lubang tanam

Lubang ini ukurannya sekitar 30 X 30 cm.

  • Memasukkan benih nanas

Kita masukkan benih nanas yang sudah dipersiapkan. Usahakan supaya tertancap dengan baik dan tidak mudah tumbang saat tumbuh.

  • Tutup lubang penanaman

Tutup lubang penanaman dengan tanah dan injak – injak supaya padat.

  • Menyiram

Menyiram lahan yang ditanami dengan air bersih.

Penyakit dan hama nanas

Saat ini, musuh buah dan tanaman nanas adalah ulat buah, lalat buah. kumbang dan hama penggerek batang.

Kita bisa membasminya dengan menggunakan insektisida seperti spontan, micat. Imidakloprit dan Buldog. Gunakan saja secukupnya sesuai dosis yang dianjurkan.

pohon nanas

Pemanenan buah nanas

Tanaman / pohon nanas dipanen buahnya saat umur tanaman mencapai 1 tahun atau 12 bulan.

Meskipun begitu, kita perlu juga mengenali ciri – ciri buah nanas yang siap panen.

Ciri – ciri buah nanas siap panen

  1. Mata buah mulai mendatar.
  2. Mahkota buah terbuka dan melebar.
  3. Tangkai buah sudah berubah menjadi buah sehingga terlihat mengecil.
  4. baunya harum

Jika kita sudah temukan buah yang harum, maka kita bisa potong tangkainya dengan sabit atau pisau.

Jadi, cara menanam pohon nanas adalah sangat mudah dan sederhana. Silahkan mencoba dan salam sukses!

Tips Agar Ayam Broiler Tidak Sakit

Tips Agar Ayam Broiler Tidak Sakit

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan peternak untuk mencegah penyakit ayam ini. Simak beberapa cara mencegah penyakit ayam broiler yang penting dilakukan berikut ini:

Memberikan Pakan Bernutrisi

Salah satu cara untuk mencegah penyakit ayam jenis broiler adalah memberikan pakan bernutrisi. Setiap periode ayam memiliki nutrisinya masing-masing. Peternak harus bisa memenuhi nutrisi pada setiap periode ayam tersebut. Misalnya nutrisi pada periode starter berbeda dengan grower dan juga finisher. Pakan bernutrisi ini tidak hanya membuat tumbuh dan kembang ayam meningkat pesat, namun juga berguna sebagai pencegahan penyakit.

Baca juga : Cara Budidaya Ayam Broiler Organik dan Kelebihannya

Jaga Kebersihan Kandang

Tips mencegah penyakit selanjutnya adalah selalu menjaga kebersihan kandang. Ayam broiler akan menghabiskan seluruh waktunya di kandang oleh sebab itu kebersihan kandang ini harus terjaga dengan baik. Bersihkan kandang tiap pagi dan sore hari. Terlalu banyak kotoran ayam di dalam kandang akan membuat kadar amonia menjadi tinggi. Kadar amonia yang tinggi ini akan membuat nafsu makan ayam menjadi menurun. Jika nafsu makannya menurun maka bisa menyebabkan kesehatan ayam tidak stabil, karena pakan ini menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan dan kebugaran ayam.

Hindari kandang yang lembap

Untuk membuat ayam tetap sehat dan terhindar dari penyakit hindarilah kandang yang lembap. Kandang yang lembap ini menjadi salah satu faktor penyebab ayam broiler mudah terkena penyakit. Saat musim penghujan menjadi sangat rawan bagi peternak yang membudidayakan ayam broiler sebab selain membuat kondisi kandang menjadi lembap, penyakit yang disebabkan oleh virus menjadi mudah menyebar dengan cepat.

Vaksin

Mencegah penyakit ayam broiler yang tidak boleh dilupakan adalah pemberian vaksin. Vaksin ini berguna untuk mencegah penyakit ayam potong atau pedaging yang tidak bisa disembuhkan. Mencegah lebih baik dibandingkan dengan mengobati. Jenis vaksin ayam ini beragam, sehingga peternak harus tahu jenis vaksin dan kapan waktu yang tepat untuk pemberian vaksin tersebut.

Vitamin

Cara mencegah penyakit ayam broiler selanjutnya adalah meningkatkan sistem imun pada ayam broiler dengan memberikan vitamin. Ayam yang rutin diberikan vitamin akan lebih sehat dan lincah dibandingkan yang tidak diberikan vitamin samasekali.

Ciri Ayam Penyakitan

Selain mengetahui bagaimana cara mencegah penyakit ayam yang harus diperhatikan peternak adalah seperti apa ciri ayam yang penyakitan. Berikut ini adalah ciri-ciri ayam penyakitan yang wajib diketahui peternak:

Letih dan lesu sehingga ayam lebih banyak berdiam diri di satu tempat.
Mata dan hidung berair.
Tidak nafsu makan.
Bulu ayam kusam.
Jalan sempoyongan.
Kotoran berwarna hijau.
Sayap menggantung.
Baca juga : Meningkatkan Kualitas Karkas Ayam Broiler dengan Tepat

Mengetahui penyakitnya sejak dini berguna untuk mencegah penularan ke ayam yang sehat. Kebanyakan penularan dari penyakit ayam broiler ini sangat cepat sehingga membutuhkan kejelian peternak dan dibutuhkan tindakan lebih lanjut supaya tidak semakin banyak ayam yang terkena penyakit tersebut.

Cari :

cara budidaya porang

Tanaman Porang – Apa itu, Manfaat dan Cara Menanamnya

Anda mungkin pernah mendengar mengenai tanaman porang. Tanaman ini menjadi umbi yang kini diidolakan untuk ditanam petani. Apakah tanaman porang menguntungkan? Jika iya, memangnya manfaat tanaman porang apa saja? Lalu, bagaimana cara untuk menanamnya yang baik dan produktif?

cara budidaya porang

Sumber: MasRofiq.com

Manfaat tanaman porang

Yang pertama, manfaat tanaman porang adalah mencegah dan menghambat pertumbuhan kanker. Jadi, memang banyak dicari orang yang membutuhkan. Porang ini kini merupakan bahan baku industri terutama industri kosmetik. Umbi tanman porang memiliki kandungan berupa Glukomanan yang memiliki banyak manfaat.

Untuk konsumsi, porang diketahui membantu menurunkan kadar gula darah. Juga, cocok untuk diet karena kaya serat. Selain itu, kandungan glukomanan yang ada juga mampu mengatasi sembelit dan cocok untuk yang sedang menjalani diet menurunkan berat badan.

Banyaknya manfaat diatas, maka Porang memiliki pasar di luar negeri. Pasar yang cukup terkenal menyerap produksi porang antaralain adalah  Jepang, Vietnam, China, Australia, Taiwan, dan Korea Selatan.

Keuntungan menanam porang

Tanaman Porang memang lebih menguntungkan jika dijual. Saat basah, nilainya mencapai sekitar 5000 per KG. Jika sudah menjadi chip dan kering, harganya naik bisa mencapai lebih Rp. 30.000 per KG. Karena itulah, keuntungan yang didapatkan lumayan besar.

Kini, umbi porang ini banyak ditanam petani. Terutama untuk tanaman sela. Bahkan, banyak juga yang menanamnya di hutan.

Pada jaman dahulu, umbi porang banyak ditanam di jawa. Tetapi, kini menyebar luas dan banyak memberi manfaat ditempat lainnya.

Tips menanam porang yang menguntungkan

Menanam porang yang menguntungkan harus dimulai dengan mempersiapkan lahan yang baik. Lahan ini diolah supaya subur dan gembur.

Yang pertama, jika lahannya tanah datar, maka harus digemburkan dahulu. Cara termudah adalah menggunakan traktor. Setelah itu, lahan juga harus bersih. bekas seperti sampah plastik dan sebagainya harus dibersihkan. Tentu supaya tidak mengganggu tumbuhnya tanaman.

Setelah bersih, maka tanah mesti diolah kembali. Yang termudah, tentu dengan traktor hingga tanahnya lembek.

Kemudian, tanah ini dicampur dengan sekam dan kemudian dibuatkan bedengan. Tujuan utamanya, adalah membuat tanah dengan unsur hara yang tinggi. Unsur hara inilah yang diperlukan oleh tanaman.

Kemudian, kita perlu memperhatikan jadwal penanaman yang baik. Jadwal penanaman yang baik adalah di bulan 10 sd bulan 12. Untuk menanam porang, kita hanya perlu menanam sekali saja. Jika umur tanaman sudah 3 tahun , porang menghasilkan spora yang bisa ditanam lagi.

Untuk 2 musim pertama, porang hanya menghasilkan katak. Untuk spora, spora adalah buah yang tumbuh diantara batang tanaman porang. Spora ini ukurannya kecil – kecil. warnanya menjadi merah jika sudah masak dan nanti akan gugur sendiri.

Jika spora sudah gugur, maka tandanya sudah dorman. Yang kita tanam, adalah sisanya. Sisanya kita keringkan untuk kemudian kita ambil biji didalamnya.  Biji inilah yang kemudian kita semai kembali di polybag. Tanaman ini, perlu dipindah ke lahan. Tetapi, itu saat batangnya sudah tumbuh.

Hal lain lagi, tanaman ini perlu naungan yang bagus. Selain itu, juga memerlukan pupuk serta penyemprotan dengan baik.

Barangkali, inilah gunanya tanaman ini menjadi tanaman sela. Karena, membutuhkan naungan pohon lain. Kita, misalnya bisa menanam di sela – sela pohon pisang. Jadi, bisa mendapatkan ahsil ganda berupa pisang dan juga porang.

Khusus untuk panen, panen musim ketiga porangnya lebih bagus dan besar. Jika lebih besar, maka nilai jualnya juga lebih banyak.  Nilai porang adalah per kg sesuai kualitas. Biasanya 1 KG sekitar Rp. 8.000 sd Rp. 10.000. Nah, untuk musim ketiga, porangnya biasanya seukuran 4 sd 5 KG. tentu semua tergantung perawatan juga.

Jadi, untuk penghasilan petani, sekitar 50 ribu per pohon. Jika lahan ada 1 hektar, maka pendapatan bisa mencapai hingga 200 juta rupiah.

Anda tertarik untuk mengembangkan budidaya porang? Selamat mencoba dan salam sukses dan sehat selalu!

cara budidaya tanaman kurma

Pohon Kurma, Mungkinkan Cepat Berbuah di Indonesia?

Pohon Kurma, Mungkinkan Cepat Berbuah di Indonesia?

Ada beberapa contoh keberhasilan penanaman kurma di Indonesia dan perlakuannya meskipun jauh lebih banyak yang gagal. Kita akan melihat apa saja yang dilakukan untuk meniru mereka yang berhasil menumbuhkan kurma hingga berbuah.

Yang pertama, ada 2 jenis kurma jantan dan betina yang harus dikawinkan. Tanpa mengawinkan, sulit untuk buah kurma bisa muncul dan tumbuh dengan baik.

Kemudian, ada juga masalah iklim. Iklam di Arab berbeda dibandingkan dengan di Indonesia.

Tanah Arab kering, berpasir dan sebenarnya, banyak bagian yang berbatu cadas.

Di Indonesia, kurma terbukti bisa tumbuh dan berbuah di beberapa daerah yang tergolong kering. Misal di Jonggol, Bogor atau daerah kering lain di Ponorogo, Jawa timur.

cara menanam kurma berbuah 1

Curah hujan yang banyak di Indonesia juga dianggap mengganggu pertumbuhan buah pohon kurma.

Tetapi, ada juga contoh keberhasilan yang sudah diperoleh orang Indonesia. Di Jonggol tadi, di sebuah pesantren dan ada juga pohon kurma milik penelitian dan pengembangan (litbang) Indonesian Date Palm Association (IDPA) di Riau, Pekanbaru yang berbuah lebat bahkan saat umurnya masih 20 bulan.

Untuk kurma yang di IDPA Riau itu, mereka menggunakan varietas kurma KL – 1 yang lebih genjah dari varietas KL-1 di Thailand.

Bagaimana membuat kurma ini berbuah? Ikuti caranya disini

Saat pertama pohon kurma ini berbunga, pihak pengelola belum mengetahui jika tanaman ini jenis betina. Jadi belum diserbuki.

Saat itu buah yang tumbuh kecil kecil dan mudah rontok.

Saat berbuah keduia, tanaman ini memiliki 8 tandang dengan 3 tandan muncul belakangan.

Menurut ahli kurma Irak yang berkunjung ke IDPA Riau, Ia menyarankan untuk memotong tiga bunga terakhir supaya makanan hanya untuk pertumbuhan bunga pertama.

Saat berbunga selanjutnya, Alwi yang menanam dan mengurusi tanaman ini mempertahankan 4 tandan yang tumbuh awal.

cara menanam kurma berbuah

Buah kurma KL-1 di kebun milik Indonesian Date Palm Association (IDPA) Riau. (Foto: Koleksi Alwi Rahmatullah)

Perawatan pohon kurma

Perawatan kurma milik IDPA Riau ini tergolong intensif.

Mulai dari penanaman, tanah diberikan kapur dolomit 1,5 jg per lubang tanam untuk menetralkan keasaman.

Untuk pupuk dasar, ditambahkan 2 sd 3 kg pupuk kandang. Untuk selanjutnya, pupuk kandang dan dolomit kembali diberikan dengan dosis sama.

Setiap 4 bulan tanaman diberikan pupuk pabrik jenis NPK yang dosisnya sesuai usia tanaman.

Saat umur tanaman belum 1 tahun, kadar NPK nya 250 gram per pohon. Saat usia 2 tahun, pupuk ditambah menjadi 500 gram per pohon.

Pemupukan dengan pupuk hayati cair juga diberikan setiap 3 bulan. Kadarnya 1 liter pupuk hayati dengan 90 liter air. Pupuk ini disiramkan disekitar area akar tanaman.

Untuk totalnya, setiap pohon pupuknya sekitar 10 liter. Pupuk hayati yang digunakan merupakan pupuk majemuk dengan PH 7,4. Gunanya sekaligus menetralkan PH tanah serta udara.

Pupuk organik cair ini juga dibuat mengandung 2,4 x 107 CPU Azospirillum sp./ml, 4,2 x 109 CPU Azoctobacter sp./ml, 2,15 x 104 CPU. Ketiganya adalah bakteri pengikat nitrogen.

Proses penambatan nitrogennya mencapai 5,77 mol/ml/jam.

Selain mengikat nitrogen, ketiga bakteri ini mampu menghasilkan zat pengatur tumbug berupa indole acetic acid (IAA) dengan kandungan 131—181 ppm IAA.

cara budidaya tanaman kurma

IAA merupakan fitohormon jenis auksin alami yang bisa memacu pertumbuhan tanaman. IAA membantu meningkatkan sintesis asam deoksiribonukleat (DNA) dan asam ribonukleat (RNA). Selain itu juga membantu pemanjangan sel karena pertukaran proton meningkat.

Perawatan lain adalah pemberian bioaktivator dengan konsentrasi 5 ml/liter air untuk jangka 1 bulan rutin.

Bioaktivator adalah mikroorganisme yang membantu proses pengomposan . mengurai bahan organik.

Mikroorganisme ini mempercepat pengomposan sehingga unsur hara lebih terpenuhi.

Adanya biokativator inilah yang menyebabkan tanaman kurma berbuah lebih cepat. Di Thailand, kurma versi KL-1 berbuah saat umur 3 atau 4 tahun. Di IDPA Riau, tanaman ini berbuah saat usia 20 bulan saja.

Triknya adalah, tanaman buah akan beralih dari fase vegetatif ke generatif jika rasio carbon dan nitrogen ( C/N) pada tanaman tinggi.

Bahan aktif seperti paklobutrazol bisa “melumpuhkan” titik tumbuh tanaman sehingga pertumbuhan daun yang baru bisa dihambat.

Gantinya, karena ada fotosintesis yang membuat rasio C/N tinggi, maka titik tumbuh pulih. Tetapi yang keluar sekarang adalah bunga dan bukan daun.

cara budidaya tanaman kurma 1

Bioaktivator yang diberikan bisa menekan perkembangan organisme pengikat nitrogen yang diberikan pada saat awal tanaman tumbuh.

Setelah itu, pupuk NPK juga diberikan tetapi yang kandungan fosfor (P) dan Kalium (K) lebih banyak. untuk dosis pupuknya masih sama.

Selain dengan bioaktivator, ada juga teknik stress air yang bisa dilakukan untuk merangsang tanaman cepat berbuah.

Prinsipnya, jika tanaman mengalami masa kering, kadar pasokan nitrogen akan meningkat. Kandungan N di tajuk tanaman juga menjadi lebih kecil daripada kandungan carbon.

Dengan cara ini, tanaman menjadi lebih cepat berbuah.

Cari :

Rasa Durian Musang King

Durian Musang King adalah salah satu durian dengan rasa mantap yang banyak dicari. Teksturnya lembut dengan warna kuning keemasan, tidak ada serat sehingga legit ketika dimakan, kering dan sangat lembut. Rasanya manis dengan sedikit pahit sehingga terkenal dengan sebutan raja buah.

Musangking kaki 3 = 150rb tinggi 1m
Musangking kaki 1 = 100rb tinggi 1m

 

panduan-lengkap-budidaya-tanaman-pare-lengkap-mudah-pemula

Panduan Lengkap Menanam Pare dan Perawatannya

Tips lengkap cara menanam sayuran pare untuk budidaya atau untuk keperluan keluarga. Sederhana dan cepat besar.

Pare adalah sayuran yang dikenal karena rasanya yang pahit. Tetapi, ternyata sangat banyak penggemarnya.

Meskipun pahit, ternyata rasa pahit ini karena adanya kandungan zat yang bermanfaat. Misal, membantu mengobati pencernaan. sebagai obat diabetes, cacingan serta bisa berguna sebagai antibiotik.

Kondisi lingkungan untuk pertumbuhan pare

Ketinggian penanaman pare antara 0 meter Diatas Permukaan Laut ( DPL ) hingga 1400 meter DPL.

PH yang disukai pare adalah 4 sd 7

Tanah yang ideal adalah tanah humus yang gembur yang banyak nutrisinya untuk tanaman.

Tidak terlalu perlu sinar matahari terlalu banyak. Atau, bisa ditanam di tempat yang teduh.

cara menanam pare

Mempersiapkan benih pare

  1. Benih tanaman pare pada dasarnya berasal dari bijinya. Biji pare ini bisa kita dapatkan dari buah pare yang sudah masak pohon. Jadi bukan masak setelah dipetik.
  2. Tanaman induk harus sehat, tidak cacat dan tidak berpenyakit. Selain itu, pilih pohon yang produktifitasnya tinggi.
  3. Setelah mendapatkan pohon bagus dan buah yang masak dan bagus, buah pare dibelah 2.
  4. Ambil bijinya dan keringkan dengan penjemuran dibawah sinar matahari langsung.
  5. Jika kite kesulitan mendapatkan buah pare yang unggul dari pohon bagus, kita bisa mendapatkan benih pare dari toko tanaman.
  6. Jika memungkinkan, kita juga bisa memilih bibit yang ada sertifikasinya.

Setelah mendapatkan bibit, kita test bibit yang kita dapatkan.

panduan-lengkap-budidaya-tanaman-pare-lengkap-mudah-pemula

Cara menguji / mengetest bibit pare

  1. Air bersih dihangatkan
  2. Benih dimasukkan dan tunggu 30 menit
  3. Benih baik mengambang. Benih yang tidak baik tenggelam

Benih yang tenggelam ini nantinya cenderung tumbuh dengan tidak baik jadi tidak usah ditanam.

Penanaman pare

Benih yang sudah lolos test, kita semaikan. Jika kita tidak mau repot menyemaikan benih pare sebelum ditanam, bisa melakukan hal sebagai berikut.

  1. Lahan dibuat gembur dengan cara dicangkul. Tanah gembur bisa membuat racun yang ada di tanah keluar. Selain itu juga membuat ada pertukaran oksigen.
  2. Tanah yang gembur juga mengurangi potensi penyakit serta hama yang mungkin menyerang.
  3. Lahan dibuat bedengan. Tingginya cukup 30 cm dengan lebar 150 cm.
  4. Beri pupuk organik pada lahan dengan cara menaburkannya.
  5. Aduk dengan tanah hingga merata.
  6. Buat lubang tanam yang dalamnya 6 cm.
  7. Masukkan benih pare pada lubang, setiap lubang isinya 3 biji / benih pare.
  8. Tutup lubang dengan tanah disekitar lubang penanaman.

Perawatan sayuran pare

Cara perawatan tanaman pare ada beberapa sebagai berikut:

  • Penyiangan

Apabila gulma sudah tumbuh tinggi maka perlu dicabut hingga ke akar. Jika dibuang, usahakan jauh dari area lahan.

  • Penyiraman

Tanaman pare disiram pada sore hari setelah ditanam. Setelah itu berikan siraman 2 kali sehari pagi dan sore.

  • Pembuatan tempat rambatan ( para – para )

Para – para bisa dibuat dari bambu dengan panjang 2 meter. Bentuklah rambatan pare kotak supaya tanaman terlihat rapi.

  • Penyulaman

Atau penggantian tanaman yang gagal tumbuh. lakukan saat umur pare 1 minggu.

  • Pemupukan

Selain pupuk organik, kita bisa memberikan pupuk anorganik pada tanaman yang ditanam. Berikan pupuk jika umur tanamn sudah 21 hari. Pupuk yang direkomendasikan adalah pupuk NPK.

  • Pemangkasan pare

Pada penanaman, pare perlu dipangkas hingga 2 kali supaya lebih produktif. Caranya ya memangkas cabangnya saja.

  • Cara pengendalian hama dan penyakit tanaman pare

  1. Cara pertama adalah menutupi pare dengan plastik.
  2. Jika ada penyakit, maka bisa kita semprot dengan insektisida.

panduan-lengkap-budidaya-tanaman-pare-mudah-untuk-pemula

Panen pare

Masa panen adalah kira – kira saat pare berumur mulai 60 hari. Cara memotong yang tidak menimbulkan penyakit adalah memotong dengan gunting bersih / steril. Pemotongan dilakukan pada tangkai buah parenya.

Nah, akhirnya setelah menanam pare hingga pemanenan selesai, panen dan bisa dinikmati atau dijual. Ehm. Baiklah, sampai jumpa lagi di topik lainnya bersama Jogja Garden. Cara menanam pare. loading……

Tips mudah murah membudidayakan tanaman porang

Tips mudah murah membudidayakan tanaman porang

yg tidak benyak menekan angka biaya penggeluran tetapi hasil yang didapat positif hasil…
Langkah² awal dari persiapan pembukaan lahan pertanian sampai ke masa panen yg pas dan di lakukan oleh petani² porang tradisional.
Berikut masa² membudidayakan tanaman

1 pembukaan lahan pertanian

pembukaan lahan pertanian dilakukan lebih awal dan di persiapan semaksimal mungkin dan seefisien mungkin.. Dari media yg akan di pake dasar bibit pupuk dan metode tanam
Kita lakukan dengan mengatur arus aliran air atau irigasi air sehingga lancar kita gemburkan lahan pertanian dgn metode cangkul atau pembabatan tanaman gulma yg lain sehingga tanaman yg tidak penting kita sisihkan kita lakukan ini disaat musim panas// kemarau atau masa² penghujan masa terakir dimana saat² tidak memakan banyak energi dan tenaga kita atur sedemikian rupa mungkin keadaan tempat tanam sehingga irigasi lancar gulma saat tumbuh tidak mengganggu kita siasatti ph tanah sehingga penyakit² busuk pangkal bisa terkurangi krn tidak ada obat melainkan mencegah

2 masa penanaman

Masa penanaman porang yg baik sehingga medapat kan hasil budidaya tanaman yg di inginkan yaitu tidak salah metode tanam… Kita tanam sesuai bibit yg kita pakai tetapi tidak salah masa tanam karena tanaman porang sendiri sangatlah mudah untuk di budidayakan tetapi tidak semua waktu bisa kita lakukan massa penanaman.. Kita gunakan bibit yg sesuai dengan yang kita inginkan bisa dari spora, katak, umbi bibit, hasil rekayasa steck daun belah umbi atau belah katak atau kuljar batang atau bibit cabutan
Dari spora :
Perlu media khusus.. Umumnya polibek atau penyemaian di lahan tetapi kita bongkar lagi saat masa tanam
Dari bibit katak:
Kita bisa lakukan penanaman saat² masa tanam bila naungan bisa kita lakukan penanaman saat kemarau tetapi bila full terbuka yaitu saat masa pancaroba (pesan perhatikan dpl anda tanam)
👉 dan sekarang juga bukan waktu nya menanyakan soal bibit katak karena masih melekat pada batang dan jangan sesekali pake metode potes karena hanya berresiko gagal menjadi bibit saja
Umbi bibit :
Kita lakukan penanaman saat² masa seperti dan sama dengan metode tanam dari bibit katak…
Hasil rekayasa:
Steck daun kita tanam masa waktu pancaroba (media penyimpanan jgn sampai salah sehingga menjadi kwalitas bibit)
Belah umbi:
Masa tanam yaitu ketika umbi belah sendiri sudah kering tidak menyimpan unsur ² yg merusak umbi menjadi tanam an dan masa pembelahan kita lakukan saat musim kemarau atau panas dan saat batang sudah dorman setidaknya bulan² 6-7-8-9 saat belah umbi masa tanam waktu pancaroba dan bentuk pembelahan sudah tidak meninggalkan luka
Belah katak atau ninja hatori:
± sama dgn metode belah umbi.. Tetapi ada kekurangan sendiri.. Metode tanam in hanya bisa digunakan memperbanyak memperoleh bibit untuk hasil ini kurang maksimal karena perbandingan bibit normal masih saja terkena dampak penyakit apa lagi yg direkayasa… 🤷‍♂️
Masa tanam dari bibit dgn yg di rekayasa sendiri lebih lama ketimbang masa tanam yg di lakukan bibit yg tidak di rekayasa misal dari spora atau katak mini positif 2 musim sudah positif manen produksi tetapi yg direkayasa sendiri.. Jangka masa panen lebih lama dan memakan biaya tambahan juga. Bisa 3-4 bahkan 5tahun atau 5 musim baru panen
Kuljar (kultur jaringan) :
Untuk metode tanam sendiri ini hasilnya tidak jauh dengan metode bibit rekayasa yg lain masa tanam tetep dilakukan masa² pancaroba…
Bibit cabutan:
Ini banyak yang menilai ada yg berhasil & tidak… Saya hanya berbagai pengalaman tidak ada sitem mau menjerumuskan karena metode tanam cabutan sendiri ada perlakuan khusus..
Masa menanam bibit cabutan ketika masa² dimana siklus hidup porang sendiri masa² kuncup dimana antara siklus spora iles² memasak spora porang memekarkan klopak di sini saat² masa tanam bibit cabutan bisa kita lakukan… Dan saat ini masih banyak bentuk porang sendiri masih keadaan kuncup dan bungga spora suwek maupun walur memasakkan biji bunga… Waktu nya masa tanam ini biasanya tidak lama paling cuma 1-2minggu ketika siklus hujan sudah tinggi.. Sudah sangat berresiko mengunakan bibit cabutan.
Metode tanam cabutan sendiri lebih baik kita lakukan di tidurkan tidak di cagak dan cabutan sendiri lebih baik kita gunakan yg masih berbentuk batang² kecil² untuk yg besar² waktu ini biasanya masih jarang mengeluarkan tunas.. Karena porang pasti duluan yg kecil² awal tumbuh saat ini lah bentuk cabutan yg bagus dan insya Allah tumbuh normal…
Ibarat sebuah tanaman padi setelah penyeemaian kita tanam dan ketika sudah mau berbunga padi kita tanam pasti gagal.
Bila melewati masa ini biasanya sangatlah berresiko..
Anda tanam gagal
Cabutan sendiri pertumbuhan nya lebih buruk ketimbang kita pake bibit katak mini… Dan lebih baik kita gunakan bibit katak mini isi 1000 up ketimbang cabutan.
Dan sekarang bukan masa waktu nya tanam melainkan masa dimanamenunggu masa panen…
Untuk kuncup umbi besar masih layak karena akar belum menyebar tetapi bila sudah mekar daun resiko kerdil dan lebih baik mengunakan katak mini tanam awal… Dan bila sudah banyak mekar jgn sesekali bertanam cabutan.. Sangat berresiko gagal

3 perawatan//pemupukan

Masa di mana pemupukan sudah saya jelaskan di postingan saya kemarin..
Masa pemupukan awal ketika saat daun mulai mekar sudah melewati masa kuncup
Masa pemupukan ke 2 ketika saat daun sudah betul² mekar dan hampir semua berjumpa dengan daun batang yg lain
Masa pemupukan terakir:
Dimana saat daun sudah melebar mekar dan bentuk bulbil katak menampakkan tetapi belum berbentuk Sempurna..
Untuk pemupukan sendiri bisa kita gunakan pupuk hayati kita tugal atau di tabur dengan jarak antara 10-25cm dari pangkal batang untuk jenis kimia main tugal bisa main tebar atau tabur bisa…
Untuk pupuk kimia main tebar kita lakukan pemupukan saat² jam 9-10 keatas ketika embun di daun sudah turun dan di saat setelah habis hujan atau tanah basah….
warning ( PAHAMI DOSIS)
porang tidak ada di larang di pabrik maupun pihak ekspor tentang pupuk hayati maupun kimia… Yg membuat sangat berreaiko bukan masalah pupuk melainkan sejenis racun..
Misal : furadan
👉 umbi porang termasuk bahan baku pangan ketika bercampur aduk dgn sifat racun pasti berresiko pasti di pasaran akan terganggu krn mengandung zat racun bukan zat kimia…
👉 pupuk kimia tidak ada yg salah melainkan salah mengaplikasikan ke tanah sehingga tanah rusak dan berdampak sampai ke umbi porang ( PAHAMI DOSIS)

4 MASA PANEN

Masa panen sendiri karena porang adalah sebuah bentuk tanaman umbian pasti setelah bentuk batang tanaman sudah menua atau mati (dorman) dan untuk mengetahui cara-cara nya sudah saya kasi tau kemarin lewat postingan
Masa panen yg betul yaitu saat sudah kita memanen hasil jenis bibit jenis katak dahulu. Setelah kita pungut habis jenis bibit maka kita panen sehingga tidak terbenam tanah yg galian umbi.
Umbi porang besar² bentuk katak sudah membanyak batang nya sudah besar² saat ini lah masa waktu nya panen umbi porang produksi (bukan bibit) masanya…
Batang besar bentuk katak banyak… Itu bukan dari jenis pupuk maupun cara perawatan… Melainkan tanaman porang sendiri melewati beberapa kali siklus musim atau memang varian yg jenis tanaman yang berkatak banyak.
Tanam hingga dorman 4-5-6 bulan misal dari katak dan tumbuh dan dorman lagi itu di sebut 2 musim (2 musim hidup 2 musim penghujan)
Masa panen yg bagus start dari bibit katak.. Usia 3-4musim
Semoga bisa membantu…